Sukses

Bintil di Vagina dan Keputihan

06 Jun 2018, 05:25 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok, mau menanyakan saya sudah terkena keputihan sejak saya berumur 15 tahun namun di sepelehkan akhirnya 2 tahun kemudian keputihan itu sangat berbau sampai berwarna hijau. Setelah itu di sekitar bibir vagina saya timbul semacam papila ya bergerombol membentuk lingkaran dan lubang vagina saya berwarna putih. Saya coba obati herbal dan bawa ke bidan lingkaran itu berkurang tapi kok lama2 bintil2 itu menyebar membentuk garis2 kalo di umpakan seperti babat. Terakhir saya sudah berobat ke spesialis kandungan di beri clindamycin 300 dan metronidazol itu keputihannya sembuh selama 3 bulan dan di beri salep hydrocortison 1% untuk bintilnya & putih2 di lubang vagina. Tapi kok sekarang keputihannya balik lagi dan bintilnya masih sama. Apakah bintil2 dan putih2 di vagina saya itu aman dibiarkan karena saya sudah 2 tahun membiarkan? Lalu untuk keputihannya apakah saya harus meminum obat yg sama setiap kali kambuh?

Terima kasih telah bertanya seputar Bintil di Vagina dan Keputihan menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda. Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Selain itu yang perlu anda lakukan untuk menjaga kesehatan organ kewanitaan ialah:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan 
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.  Pemberian antibiotik/antijamur harus di bawah pengawasan dokter.

Kami sarankan Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk pemeriksaan dan terapi lebih lanjut.

Mengenai bintik putih pada vagina, Pada dasarnya ada beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya bintil putih pada vagina, beberapa penyebab tersering diantaranya adalah kondiloma akuminata dan kutil kelamin. Keduanya sering tidak diiringi dengan rasa sakit maupun gatal. Nah, kondiloma akuminata dan kutil kelamin memiliki cara penanganan yang sedikit berbeda. Untuk itu, penting bagi Anda untuk memeriksakan diri ke dokter umum atau dokter spesialis kulit dan kelamin agar dokter dapat melihat langsung bagaimana kondisi bintil pada vagina anda serta dapat memperkirakan penyebabnya. Dengan demikian, langkah penanganan yang tepat dapat dilakukan. 

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai keputihan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar