Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Indikasi Menggugurkan Kandungan

06 Jun 2018, 04:25 WIB
Wanita, 28 tahun.

Selamat pagi dok,mohon maaf sebelumnya jika pertanyaan saya nantinya tidak sopan atau tidak sesuai, begini dok, saya seorang ibu dengan 2 anak, yang pertama umur 5 tahun dan yang ke 2 baru berumur 6 bulan. Sekarang ini saya sudah terlambat datang bulan sekitar 9 hari,setelah saya cek menggunakan testpact hasilnya positif, yang mau saya tanyakan, apakah boleh saya menggugurkan kandungam saya yg masih baru ini dok, mengingat anak ke 2 saya masih kecil, apa yang harus saya lakukan unt dapat menggugurkan kandungan saya, saya sudah berkonsultasi dgn suami dan juga orang tua, atas pertimbangan itu semua mengijinkan. Mohon informasinya dok.. Terima kasih.

Terima kasih telah bertanya seputar indikasi menggugurkan kandungan menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kegelisahan yang Anda rasakan. Keputusan menggugurkan kandungan atau tidak bukanlah hal yang mudah.

Pertama-tama kami sampaikan bahwa keputusan menggugurkan kandungan secara medis dilakukan apabila ada hal yang dapat mengancam nyawa ibu atau janin apabila proses kehamilan diteruskan. 

Berdasarkan UU No.23 Tahun 1992 Pasal 15, tindakan pengguguran kandungan harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan untuk itu dan dilakukan sesuai dengan tanggung jawab profesi serta berdasarkan pertimbangan tim ahli. Oleh karena itu pastikan juga bahwa ada tim ahli yang sudah mendiskusikannya, bukan hanya keputusan dari satu dokter  saja.

Yang kedua, keputusan menggugurkan kandungan harus diputuskan oleh Anda dan suami. Dokter hanya dapat memberi saran, selanjutnya keputusan pada Anda dan suami Anda.

Mengenai waktu pengguguran kandungan, UU Kesehatan No.36 Tahun 2009 menyebutkan bahwa pengguguran kandungan sesuai indikasi medis boleh dilakukan sebelum usia kehamilan 6 minggu, kecuali kasus gawat darurat yang boleh dilakukan kapan saja.

Sebaiknya Anda berpikir matang dan meminta pendapat dari orang yang kompeten  (dokter spesialis kebidanan dan kandungan) dahulu sebelum memutuskan.

Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar