Sukses

BAB Anak Keras

05 Jun 2018, 12:02 WIB
Wanita, 35 tahun.

Dok, beberapa hr ini BAB anak saya seperti sembelit, agak keras dan bulat bulat, anak saya usia 10bln. Konsumsi nasi tim lunak spt biasa. Konsumsi buah jg, kira2 knpa ya, sebelumnya BAB nya normal, saya sdh sempat memberikan lacto-b slama 3hr (1hr sekali), tp msh sama. Mohon solusinya

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya di fitur Tanya Dokter

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Kesukaran buang air besar pada bayi memang memusingkan. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan BAB sulit pada bayi, terutama yang mengkonsumsi susu formula yaitu konsumsi susu formula dengan kadar zat besi tinggi, susu formula dengan kandungan lemak nabati misalnya kelapa sawit, dan pembuatan susu formula terlalu pekat. Jadi perlu diperhatikan kembali jenis susu formula yang dikonsumsi dan bagaimana pembuatan dan penyajiannya. Selain itu pola makan yang tidak seimbang, yaitu lebih banyak konsumsi lemak, karbohidrat, dan kurang makanan yang mengandung serat juga dapat menyebabkan kesulitan buang air besar.

Berikut 5 cara mengatasi masalah buang air besar keras pada anak yang dapat dilakukan:

1. Berilkan air minum 2-3 kali lebih banyak dari sebelumnya kepada anak yang mengalami kondisi buang air besar keras. Saat anak mengonsumsi air lebih banyak dari sebelumnya, maka usus anak tersebut akan ikut menarik air yang akan membuat buang air besar anak Anda menjadi tidak keras lagi.

2. Berikan asupan makanan yang mengandung serat kepada Anak, misalnya buah-buahan dan sayuran.Terdapat dua jenis serat yang berbeda, yakni serat larut dan serat tidak larut. Kedua jenis serat tersebut memegang peranan yang penting untuk menjaga fungsi usus tetap normal.

Serat larut berfungsi untuk menyerap serta mengikat racun dan kolesterol sehingga racun dan kolesterol tersebut dapat dikeluarkan. Selain itu, serat larut juga dapat membuat tinja menjadi lunak karena menyerap air. Sedangkan, serat tidak larut bertindak seperti sapu, membantu untuk menyapu hal-hal yang buruk di usus.

Namun, Anda tidak disarankan untuk memberikan suplemen serat pada anak Anda. Pasalnya, sumber terbaik serat larut dan tidak larut ini adalah buah-buahan dan sayuran.

3. Tambahkan makanan yang mengandung omega-3 pada menu asupan yang Anda berikan kepada anak Anda. Omega-3 akan berperan sebagai “pelumas” usus sehingga usus anak Anda dapat melakukan tugasnya dengan lebih mudah. Anda bisa menemukan omega-3 dari minyak ikan.

4. Kurangi untuk mengonsumsi makanan yang dibekukan atau jenis makanan instan. Makanan yang dibekukan dan makanan instan merupakan jenis makanan olahan yang rendah serat dan nutrisi, tetapi tinggi lemak. Makanan olahan tersebut termasuk asupan yang tidak dapat dicerna dengan baik oleh usus dan lambung, karena usus membutuhkan energi ekstra untuk dapat mengolah makanan tersebut secara sempurna. Dalam frekuensi yang sering, hal ini dapat menyebabkan buang air besar keras pada anak.

5. Kurangi makanan berlemak hewani. Berbagai makanan dan minuman yang bersumber lemak hewani, seperti susu sapi, daging merah, dan telur, memiliki banyak kandungan zat besi. Zat besi ini dapat memadatkan kotoran sisa penyerapan makanan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Demikian informasi ini kami sampaikan , semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar