Sukses

Penanganan PCOS

05 Jun 2018, 08:44 WIB
Pria, 27 tahun.

Selamat Pagi Bpk/ Ibu Dokter. yang ingin saya tanyakan adalah, istri saya pada bulan Februari 2018 tidak mengalami menstruasi sampai awal Mei 2018 baru mengalami mens dan selesai mens tanggal 13 mei 2018 dari jangka waktu tersebut istri saya berkonsultasi ke dokter kandungan hasil dugaan awal mengalami PCOS menggunakan alat USG, dan disarankan untuk melakukan pengecekan Transvaginal (kalau tdiak salah hee) berhubung pada waktu itu kami belum menikah (menikah pada 12 mei 2018) setelah menikah saaya dan istri saya konsultasi menggunakan alat transvaginal tsb dan dipastikan istri saya fix PCOS, mohon bantuan info apakah istri saya bisa hamil atau tidak dan bagaimana cara yang bisa kami tempuh untuk memungkin kehamilan itu terjadi terima kasih

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai PCOS melalui fitur Tanya Dokter. 

Sindroma ovarium polikistik atau lebih dikenal dengan Policystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah kelainan di indung telur wanita akibat ketidakseimbangan hormon. Sindroma ovarium polikistik dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi dan menyebabkan gangguan kesuburan. Gejalanya antara lain adalah mentruasi tidak teratur (menjadi jarang atau berdarah banyak), gangguan kesuburan, gangguan pematangan sel telur sehingga telur yang ada berukuran kecil, gangguan metabolisme lemak, peningkatan berat badan dan jaringan lemak pada tubuh bagian atas, timbul jerawat pada muka atau badan,  pertumbuhan rambut-rambut halus yang berlebihan di wajah dan badan.

Memang, mayoritas penderita sindroma ovarium polikistik memiliki masalah dengan berat badannya dan resistensi insulin yang menyebabkan hambatan perkembangan folikel kemudian memicu terjadinya siklus anovulatorik (tanpa sel telur). Namun perlu diketahui bahwa perkembangan penyakit ini juga dipengaruhi oleh faktor genetik. Hampir semua penderita PCOS memiliki kerabat sedarah yang pernah menderita masalah yang sama.

Agar dapat mengalami pembuahan, sel sperma harus bertemu dengan sel telur matang. Akan tetapi hanya sebagian kecil penderita PCOS yang mengalami pelepasan sel telur matang dari indung telur (ovulasi), sehingga sebagian besarnya dapat mengalami kesulitan untuk memiliki keturunan. Namun bukan berarti kehamilan tidak mungkin terjadi. Pada keadaan ini, dibutuhkan terapi bantuan untuk meningkatkan kesempatan terjadinya kehamilan.

Dokter perlu melakukan evaluasi terlebih dahulu untuk menilai ada/tidaknya ovulasi pada istri Anda, baru dapat  ditentukan terapi yang sesuai. Perlukah dilakukan induksi ovulasi ataukah terapi lain? Diskusikanlah dengan dokter kebidanan dan kandungan mengenai berbagai pertimbangan yang mungkin diambil, agar dapat tercapai solusi yang terbaik untuk Anda dan pasangan.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    0 Komentar

    Belum ada komentar