Sukses

Ketika Anak Sulit Membedakan Benda-Benda

04 Jun 2018, 19:30 WIB
Wanita, 33 tahun.

Hallo Dok, saya ingin bertanya mengenai anak saya, Silva lahiran 24 Feb 2013 (5 tahun 3 bulan). Di usia ini, semua sudah berjalan baik. Hanya saja, ada 1 kekhawatiran saya dimana jika kita tunjukkan benda, atau tolong mengambilkan benda yang jauh dia sangat kebingungan. Misalkan : tolong ambilkan gelas itu (ditunjuk), saat itu ada 2 meja dan 3 gelas. Dia akan sangat kesulitan mencari gelas yang kita maksud. Pernah saat di les, gurunya menunjukkan : silva kamu duduk disana (ditunjuk : baris tengah). Saat itu ada 3 baris meja. Dia sangat bingung dan tidak bisa mempredikasi dimana tempat yang ditunjuk. Dia akan ke baris 1, baris 3, baris 1 dan bingung. Hingga akhirnya guru tersebut memanggil siswa yang duduk di meja tersebut utk membantu. Apakah hal ini normal untuk usianya? Atau ada hal / kegiatan yang perlu dilatih? Sebelumnya saya mencoba melatih dengan permainan mencari 2 perbedaan gambar. Saya membeli buku berisi khusus mencari perbedaan. Tugas 1-5 cukup sulit untuk si kecil. Beriring dg pengulangan membuatnya semakin cepat. Apakah ada permainan tertentu yang dapat membantu, atau hal lainnya untuk masalah ini Dok? Terima kasih

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mencoba memahami kondisi si kecil.

Secara medis, ada beberapa kemungkinan penyebab si kecil sulit membedakan atau mengenali benda-benda yang dimaksud, atau sulit mengenali lokasi. Beberapa kemungkinannya ialah:

  1. Mengalami buta warna parsial, yang tersering ialah buta warna merah-hijau. Baca juga: Buta Warna
  2. Terdapat kelainan refraksi pada mata, bisa berupa rabun jauh atau rabun dekat atau mata silindris. Baca juga: Kelainan Refraksi
  3. Terdapat gangguan visuospasial yang memerlukan evaluasi lebih lanjut dengan dokter tumbuh kembang atau psikolog anak. Gangguan ini bisa membuat anak sulit mengenali area sekitarnya, atau mengalami gangguan persepsi ruang.

Sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter anak dan juga psikolog/psikiater anak agar diketahui apa akar masalahnya.

Untuk aktivitas yang bisa membantu anak, bila pengulangan/repetisi bisa mengasah kemampuannya, silakan dilanjutkan. Aktivitas constructive play seperti bermain balok-balok susun atau puzzle, bisa mengasah keterampilan visuospasial anak.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar