Sukses

Berbagai Penyebab Sesak Nafas

04 Jun 2018, 19:15 WIB
Wanita, 30 tahun.

Malam dok... Sy mao tanya.. Mertua sy kan lg skt.. Dan sy sudah bawa mama sy ke dktr dan dokter bilng asam lambung ny naek.. Tp doktl yg saya binggung smpai skrng mama suka kaya kesusahan buat bernapas dok. Dan dy tuh merasa badan ny tiap x harus di pijit2 trss br mama merasa enakkan dan bs tdr dok... Itu hrs gmn ya doktt ??? Tq.

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Sesak merupakan perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas. Penyebabnya banyak sekali, karena itu dibutuhkan pemeriksaan lengkap dan langsung oleh dokter. Sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung).

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi

Penyebab sesak nafas beragam, yaitu:

  • Asma
  • Radang paru (pneumonia)
  • Alergi
  • Sakit jantung
  • Trauma dada
  • Gangguan lambung
  • Gangguan ginjal

Kira kira apa yang memicu rasa sesak napas ibu Anda? Apakah ada riwayat asma? Apakah ibu Anda merokok? Apakah ada keluhan terasa panas pada dada? Mual atau muntah? Rasa seperti terbakar pada daerah leher? Apakah ibu memiliki riwayat sakit mag? Apakah Anda memiliki kebiasaan berbaring atau tidur setelah makan?

Salah satu penyebab sesak nafas yang kerap terlewatkan yakni GERD (gastro esophageal reflux disease) yaitu suatu keadaan yang muncul oleh karena terjadi peningkatan asam lambung yang terkadang gejala mirip dengan sakit jantung, terutama bila ibu Anda merasakan nyeri pada dada kiri yang menyebar hingga ke belikat. Coba lakukan beberapa modifikasi dalam hidup Anda seperti jangan dulu mengkonsumsi makanan pedas, hentikan minum soda, makanan yang mengandung banyak gas seperti sawi, kol, dan hentikan dulu kopi dan teh. Coba makan tepat waktu, hindari mengkonsumsi makanan 2 jam sebelum tidur, dan memang pada kondisi GERD lebih nyaman bila tidur dengan bantal tambahan.

Sebagian orang mencoba untuk mengatasi GERD dengan cara menguatkan otot LES (lowe esophageal sphincter) melalui penguatan otot-otot diafragma. Caranya adalah dengan bernafas melalui perut (diafragma) dan bukan melalui dada. Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Fokus dan konsentrasi.

2. Fokuskan nafas kepada perut. Kembangkan perut saat menarik nafas.

3. Saat membuang nafas, kontraksikan otot-otot perut.

4. Ulangi 5-10 kali dalam satu waktu. Ulangi prosesnya hingga 10 seri dalam sehari.

Latihan diafragma ini dapat dilakukan ketika duduk, berdiri maupun berbaring.

Yang perlu diperhatikan adalah pernafasan diafragma merupakan latihan pernafasan dalam yang dapat memicu hiperventilasi. Kondisi hiperventilasi dapat membuat ibu Anda merasa melayang. Karena itu, segera hentikan latihan bila terdapat rasa melayang dan lakukan lagi keesokan harinya.

Bila setelah melakukan cara ini Anda masih sesak nafas, silakan kembali ke dokter.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar