Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Keluar Darah Setelah Berhubungan Seksual

02 Jun 2018, 17:05 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok saya mau bertanya, kemarin saya berhubungan intim dengan suami saya dan keluar bercak darah seperti tetesan air hanya sedikit. Apakah itu tidak apa-apa?mohon bantuanya dok..

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Keluar Darah Setelah Berhubungan Seksual.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Bila keluhan darah keluar setelah berhubungan kemungkinan hal tersebut adalah post coital bleeding. Perdarahan setelah berhubungan seksual atau Post Coital Bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan. Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet.

Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb). Namun lebih baik sementara ini Anda tidak melakukan hubungan seksual, mengingat bakteri vagina dapat menginfeksi luka tersebut.

Namun terdapat kemungkinan lain dari perdarahan yang Anda alami yang merupakan perdarahan yang terjadi akibat senggama atau disebut post coital bleeding. Kondisi ini sebaiknya juga ditanggapi dengan serius. Beberapa penyebabnya adalah :

Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pilPolip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinakInfeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahanKanker leher rahim Displasia serviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahunMioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim

Jika keluhan tetap mengganggu, saran kami adalah segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dapat dicari penyebabnya segera. Pengobatan akan disesuaikan dengan penyebabnya.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Keluar Darah Setelah Berhubungan Seksual. Semoga bermanfaat.

Salam,

1 Komentar