Sukses

Kenaikan Berat Badan Saat Hamil

02 Jun 2018, 14:02 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok saya mau tanya nih, uk saya 33minggu tpi bb saya mulanya 47 sekarang 54 jdi naikny hanya sedikit, tfu saya 25 apa tidak papa? Kira2 berat bayi saya brpa ya dok? Takutnya berat bayi saya kurang

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Kenaikan Berat Badan Saat Hamil.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Sebelum menentukan berat badan ideal selama hamil, Anda harus mengetahui terlebih dahulu Index Masa Tubuh (IMT) Anda sebelum hamil. Perhitungan IMT sebelum hamil ini penting untuk menentukan berapa kenaikan berat badan yang normal selama hamil.

Untuk perhitungan cepat IMT silahkan masukkan tinggi badan dan berat badan Anda melalui link ini : Body Mass Index

Yang terpenting di dalam kehamilan tentunya adalah melihat pertumbuhan janin yang sebaiknya sesuai dengan usia kehamilan. Menurut Institute of Medicines (IOM) Amerika Serikat, anjuran kenaikan berat badan juga harus dilihat berdasarkan kondisi status gizi wanita tersebut sebelum hamil.

  • Apabila sebelum hamil memiliki status gizi berat badan kurang ( IMT < 18.5 kg/m2) maka kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah 12.5-18 kg
  • Apabila sebelum hamil memiliki status gizi berat badan normal ( IMT 18.5 kg/m2-24.9 kg/m2) maka kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah sekitar 11.5-16 kg
  • Apabila sebelum hamil memilki status berat badan berlebih (IMT 25 kg/m2-29.9 kg/m2) maka kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah 7-11.5 kg
  • Apabila sebelum hamil memiliki status gizi berat badan sangat berlebih (IMT >30 kg/m2) maka kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah 5-9 kg.

Yang tak kalah penting adalah ibu juga menjalani beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan seperti:  

  • Makanlah dengan lebih teratur. Tepat waktu. Makanlah dengan asupan nutrisi yang tepat.
  • Hindari diet selama masa kehamilan. Orientasi umum pada istilah diet adalah mengurangi porsi makan. Diet yang dimaksud disini adalah merubah asupan nutrisi dari porsi yang sudah ada, menjadi lebih berkualitas. Bukan mengurangi jumlah porsi makanan.
  • Makanlah dengan porsi pas. Tidak berlebihan, dan tidak kekurangan. Makan dengan jumlah porsi kecil namun dengan dalam intensitas sering merupakan cara yang lebih baik.
  • Konsumsi vitamin untuk ibu hamil secara teratur.
  • Minum air yang cukup.
  • Perhatikan keseimbangan gizi mengonsumsi makanan yang berserat, buah-buahan dan sayuran.

Zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil antara lain:

  1. Makanan dengan kalori tinggi. Setiap wanita hamil membutuhkan tambahan sekitar 300 kalori/hari.
  2. Protein. Ibu hamil membutuhkan sekitar 75 gram protein/hari. Peningkatan kebutuhan kalori ini dapat dipenuhi dengan meningkatkan makanan yang kaya akan protein hewani dan nabati, seperti daging, ikan, telur, susu, keju, kacang-kacangan, tempe, tahu, dll
  3. Asam folat. Ibu hamil membutuhkan 600 mg folat/hari. Asupan asam folat ini dapat diperoleh dari suplementasi asam folat atau dari sayuran berwarna hijau seperti bayam, asparagus, jus jeruk, buncis, kacang-kacangan, roti gandum, dll. Asupan asam folat ini penting untuk mencegah cacat pada otak dan tulang belakang janin.
  4. Zat besi. Ibu hamil membutuhkan sekitar 27 mg zat besi/hari. Asupan zat besi ini dapat diperoleh dari suplemen, ataupun dari daging merah, ikan, unggas, kacang-kacangan, dll.
  5. Zinc. Ibu hamil dengan kadar zinc yang rendah dalam makanannya berisiko untuk melahirkan bayi prematur dan bayi dengan berat lahir rendah. Zinc dapat ditemukan secara alami pada daging merah, gandum utuh, kacang-kacangan, polong-polongan, dan lainnya.
  6. Kalsium. Kebutuhan kalasium ibu hamil adalah sekitar 1000 mg/hari. Kalsium ini dapat diperoleh dari susu, keju, yogurt, dll.
  7. Vitamin. Ibu hamil membutuhkan asupan vitamin dengan dosis:
  • Vitamin A : 770 mcg/hari
  • Vitamin B : 1,4 mg/hari
  • Vitamin C : 85 mg/hari
  • Vitamin D : 5 mcg/hari
  • Vitamin E : 15 mg/hari

Anda dapat mengonsumsi sayur mayur, yang perlu diperhatikan adalah mencuci bersih sayuran tersebut, kemudian memasaknya hingga matang, dan sebisa mungkin hindari konsumsi makanan mentah. Tujuannya adalah untuk menghindari kontaminasi bakteri yang berbahaya yang dapat memicu infeksi. Selain memiliki tingkat nutrisi yang tinggi, sayuran juga kaya akan serat yang sangat bermanfaat untuk ibu hamil. Sayuran dapat berguna melancarkan pencernaan, memberi asupan zat besi, dan meningkatkan sistem imun pada tubuh ibu hamil. Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat membaca artikel kami yang berjudul 6 Makanan Wajib Untuk Ibu Hamil dan Nutrisi Kehamilan.

Salah satu metode yang sering digunakan untuk menghitung usia kehamilan adalah berdasarkan puncak rahim (fundus uteri)/Tinggi Fundus Uteri (TFU). Dokter/Bidan akan meraba puncak rahim (Fundus uteri) yang menonjol di dinding perut dan penghitungan dimulai dari tulang kemaluan. Jika jarak dari tulang kemaluan sampai puncak rahim sekitar 28 cm, ini berarti usia kehamilan sudah mencapai 28 minggu. Tinggi maksimal puncak rahim adalah 36 cm, ini menunjukkan usia kehamilan sudah mencapai 36 minggu. Perlu diketahui, ukuran maksimal adalah 36 cm dan tidak kan bertambah lagi meskipun usia kehamilan mencapai 40 minggu. Memang saat ini TFU tidak sesuai dengan usia kehamilan. Namun bukan berarti usia kehamilan Anda tidak normal, sebab dapat terjadi kesalahan dalam pengukuran TFU. Pada saat usia kehamilan mencapai 33 minggu, Berat badan janin normal sekitar 1,9-2 kg saat ini dengan panjang total badan 41-42 cm.

Untuk memastikan kondisi kehamilan Anda, kami sarankan agar berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kandungan. 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Kenaikan Berat Badan Saat Hamil. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar