Sukses

Sakit Kepala

31 May 2018, 14:12 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok, saya sering sakit kepala sejak SMP. Hampir setiap hari saya mengalami sakit kepala, terutama sepulang sekolah. Sangat sakit. Itu berlanjut sampai saya kuliah. Sekarang umur saya 19 tahun. Beberapa bulan lalu saya sudah CT Scan dan juga rutin minum obat syaraf dari dokter syaraf. Setelah lepas obat syaraf, frekuensi sakit kepala nya berkurang. Dan sekarang mulai kembali sering sakit kepala seperti dulu, dominan rasa sakit di bagian atas dan kiri bahkan sakitnya sampai ke tulang hidung. Itu kenapa ya dok? Langkah apa yang harus saya lakukan? Terimakasih

Terima kasih telah menggunakan fitur e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Terdapat beberapa penyebab sakit kepala dan perlu diketahui bahwa sakit kepala umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh pola makan tidak teratur, kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll. Sedangkan keluhan pusing biasanya disebabkan oleh vertigo.

Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujian

Gangguan tidur

Posisi tubuh yang salah saat bekerja

Waktu makan yang tidak teratur

Kelelahan mata

Penghentian konsumsi kafein

Sekitar 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura (migrain klasik).

Struktur kepala tertentu sensitif terhadap nyeri, sedangkan otak sendiri tidak sensitif terhadap nyeri . Strutur kepala tersebut adalah :

Kulit kepalaAliran darah ke kulit kepalaOtot kepala dan leherPembuluh darah di rongga sinusPembuluh darah di daerah selaput otakSerabut saraf otak ( saraf cranial V,IX,X )Pembuluh darah besar di otak besarBagian dari selaput otak yang merupakan dasar dari otakGangguan yang terjadi pada salah satu struktur kepala tersebut dapat menyebabkan sakit kepala. Untuk memastikannya, tentunya diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Sulit untuk kami menentukan penyebab keluhan Anda, jika hanya berdasarkan keluhan yang Anda utarakan.

Sementara ini, yang dapat Anda lakukan saat sakit kepala menyerang adala;

Minum obat penghilang rasa sakitIstirahatApabila setelah minum obat penghilang rasa sakit dan istirahat, rasa sakit tidak berkurang bahkan makin hebat, segeralah datang ke Dokter. Diperlukan pemeriksaan fisik dan penunjang untuk mengetahui penyebab sakit kepala Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar