Sukses

Keputihan Kehijauan Saat Hamil

28 May 2018, 09:20 WIB
Wanita, 23 tahun.

Permisi dok saya wanita hamil usia kandungan 3 bulan.. Ini adalah hamil ke2 saya anak pertama saya gaperna merasakan sakit didaerah sekitar perut yang sangat berlebihan,, Lalu dihamil ke2 ini muncul keputihan yang sangat banyak disertai bau tidak sedap dan bewarna kental dan hijau.. Apakah berbahaya dok bagi janin yang ada dikandungan saya? Apaa ada resiko nyaa? Jujur *sy tkt calon anak yg kenapa2 dok ūüôŹ Dan apaa yang harus saya lakukan untuk mengobati nyya,, Trima kasih dok atas waktu ny ūüėá

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Keputihan terbagi atas dua jenis, yakni keputihan normal maupun abnormal. Dalam keadaan normal cairan vagina berwarna jernih dan tidak berbau ataupun gatal. Namun ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, serta disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll), maka menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal.

Pada saat hamil. keputihan yang dihasilkan cenderung lebih banyak dari biasanya. Penyebabnya antara lain karena perubahan kadar hormon estrogen, serta terjadinya peningkatan aliran darah ke daerah vagina saat kehamilan.

Berikut adalah ciri-ciri keputihan pada saat hamil berdasarkan penyebabnya:

  • Jika keputihan saat hamil tidak berbau namun terdapat gejala nyeri saat berkemih atau berhubungan seksual, gatal dan rasa panas, kemungkinan keputihan disebabkan oleh infeksi jamur.
  • Jika keputihan saat hamil berwarna putih atau abu-abu disertai bau amis terutama setelah berhubungan seksual, kemungkinan keputihan disebabkan oleh infeksi bakteri.
  • Jika keputihan saat hamil berwarna kuning disertai bau, vagina terasa gatal dan berwarna merah, serta rasa tidak nyaman saat berkemih dan berhubungan seksual, kemungkinan keputihan disebabkan oleh bakteri¬†trichomoniasis¬†yang berasal dari infeksi akibat berhubungan seksual.

Semua jenis keputihan saat hamil harus segera diobati, terutama yang berbau, berjumlah sangat banyak atau berwarna. Ini karena keputihan ini disebabkan oleh adanya bakteri dan parasit. Keputihan jenis ini dapat membahayakan janin dan menyebabkan kelahiran prematur.

Jadi sebaiknya segera temui dokter kandungan Anda untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai.

Selain itu, hindari makanan olahan yang mengandung banyak gula. Konsumsi gula yang berlebih dapat membuat keseimbangan kuman normal pada vagina terganggu sehingga muncul keputihan.

Hubungan intim sebaiknya ditunda terlebih dulu hingga keputihan benar-benar sembuh.

Baca juga:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar