Sukses

Mual Setelah Makan dan Minum

28 May 2018, 09:00 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dokter, saya mau bertanya masalah pencernaan. Saya setelah makan selalu mual, setelah minum juga merasa mual, Apa penyebabnya?

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Keluhan yang Anda alami sepertinya berhubungan dengan mag atau gastritis (radang lambung). Gejalanya berupa nyeri ulu hati, sensasi sesak nafas, mudah mual muntah terutama setelah makan, atau kembung.

Keluhan ini pun menyerupai GERD atau gastroesophageal reflux disease, merupakan penyakit saluran cerna atas di mana asam lambung naik hingga ke kerongkongan.

Gejala GERD hampir sama dengan sakit lambung (maag), namun terdapat gejala yang sangat khas pada GERD yaitu rasa seperti terbakar /panas di bagian belakang tulang dada dan cairan lambung yang naik tidak hanya sampai ke kerongkongan, tetapi juga hingga ke mulut sehingga dapat terasa asam pada bagian belakang mulut. Baca: Beda Sakit Maag dan GERD.

Nyeri dada yang ditimbulkan oleh GERD dapat meniru serangan jantung. Perbedaannya dapat Anda simak di sini: Nyeri Dada Kiri dan Sakit Maag.

Akar penyebab munculnya keluhan pada kedua kondisi ini sama, yaitu kenaikan asam lambung. Kenaikan asam lambung ini bisa disebabkan oleh:

  • Infeksi bakteri
  • Penggunaan antinyeri golongan OAINS (obat anti inflamasi non steroid) seperti ibuprofen, aspirin, piroksikam, meloksikam, metampiron, dll.
  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Merokok
  • Diet tinggi asam, pedas, berlemak
  • Stress psikologis

Karena itu, untuk mengatasinya, perlu hindari faktor-faktor pencetus di atas. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan:

  1. Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)
  2. Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh. 
  3. Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) bisa hingga 5x dalam sehari 
  4. Jangan terlambat makan (bawa bekal bila memang sulit untuk makan saat kerja)
  5. Usahakan diet mengandung makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog)
  6. Konsumsi makanan terakhir minimal 2-4 jam sebelum tidur.
  7. Coba untuk kelola stres dengan baik, alihkan ke kegiatan lain bila stres memang sangat mengganggu.
  8. Berhenti merokok, karena rokok akan semakin meningkatkan asam lambung

Ketika sakit sedang akut (sedang parah-parahnya),  Anda dapat mengonsumsi obat anti asam lambung yang berisikan antasid atau sukralfat untuk meredakan gejala. Keduanya dapat meredakan keluhan asam lambung dengan cepat. Untuk mencegah asam lambung naik kembali, berikutnya Anda dapat mengonsumsi obat seperti omeprazole atau lansoprazole.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar