Sukses

Cara Menunda Kehamilan

27 May 2018, 21:17 WIB
Wanita, 22 tahun.

Selamat siang dok Ijin bertanya dok. Saya indah berumur 22th. Pada tanggal 20 kemarin saya baru menikah dng suami saya. Pada hari selasa tgl 22 saya datang bulan. Dan pada hari jumat tgl 25 di hari ke 4 datang bulan dan darah yg keluar tinggal sedikit saya melakukan hub intim dengan suami saya. Yang ingin saya tanyakan (1) saya merasakan sakit sekali saat pertama melakukannya ? Mengapa ?. (2) darah yg keluar saat keluar bercpur dng cairan bening. Apakah itu darah datang bulan, atau darah yg keluar saat pertama hubungan ?. (3) apakah kemungkinan hamil saat melakukan hub saat datang bulan hari terahir memiliki kemungkinan dapat hamil ?. (4) cara mencegah hamil setelah berhubungan. Saya dan suami berencana untuk menunda kehamilan di karnakan suami saya bulan juli akan tugas ke papua selama satu tahun. Pd saat berhubungan kemarin suami mengeluarkan cairannya di luar. Tapi di dalam vagina tetap basah, apakah kemungkinan hamil besar ? Terima kasih dok. Mohon bantuannya - [ ]

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai cara mencegah kehamilan melalui fitur Tanya Dokter. 

Untuk menunda kehamilan setelah hubungan seksual, terdapat kontrasepsi darura. namun kontrasepsi ini hanya dapat digunakan paling lambat 3 hari setelah hubungan intim dilakukan. Pencegahan kehamilan sebaiknya dilakukan dengan menggunakan kontrasepsi sebelum hubungan seks dilakukan. Ada beberapa teknik yang dapat dilakukan : A. Tanpa menggunakan alat-alat/obat  1. Senggama terputus : Teknik penarikan penis dari vagina sebelum ejakulasi, kira-kira 1 detik sebelum ejakulasi terjadi. Namun teknik ini ada beberapa kekurangan yaitu dapat keluar cairan mani sebelum ejakulasi yang dapat mengandung sperma, terlambat mengeluarkan penis, dan pengeluaran sperma yang dekat dengan vulva yang dapat menyebabkan kehamilan terutama saat sedang ovulasi. 2. Patang Berkala : Menghindari berhubungan tubuh pada sebelum, saat dan 24 jam sesudah masa subur (ovulasi). Kekurangannya adalah terkadang masa ovulasi wanita dapat sulit untuk diperkirakan terutama bila haid si wanita tidak teratur. 3. Kondom : Prinsip dari kondom adalah sebagai perisai dari penis sewaktu melakukan koitus, dan mencegah pengumpulan sperma dalam vagina. Kefektifan kondom adalah 90%. Selain untuk mencegah kehamilan, kondom juga mencegah tertularnya penyakit menular seksual. B. Kontrasepsi dengan alat/obat : kontrasepsi pil KB yaitu pil yang berisi kandungan hormonal yang dapat mencegah kehamilan. Kontrasepsi menggunakan alat yang dinamakan IUD (intra uterine Device) yang dimasukkan ke dalam rahim wanita, agar tidak terjadi kehamilan. Kontrasepsi jenis ini sangat efektif. Untuk mendapatkan kontrasepsi ini, Anda dapat ke dokter kandungan dan kebidanan. C. Operasi/ Tubektomi D. IUD/ KB spiral Jika Anda menanyakan mengenai metode mencegah kehamilan yang baik selain pil KB, kondom dan tubektomi maka Anda dapat memilih IUD. Namun sebelum pemasangan Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dilihat apakah terdapat kelainan pada tubuh/ rahim Anda. Pemasangan IUD harus dilakukan oleh tenaga medis profesional untuk mengurangi risiko.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai cara mencegah kehamilan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar