Sukses

Vagina Gatal dan Keputihan yang Tidak Berbau

27 May 2018, 06:45 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok maaf sebelum nya, sudah seminggu vagina saya terasa gatal dan belum ada di tanganin apapun , saya kira saya mau haid tapi ternyata sudah seminggu belum haid juga, saya juga seperti keputihan yg tidak berbau

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Dari cerita singkat Anda, yang Anda alami sepertinya adalah pruritus vulva (gatal di area vulva). Vulva merupakan area kulit di luar vagina. Seringkali, gatal di area ini sangat mengganggu dan lebih buruk saat malam sehingga mengganggu tidur Anda.

Pruritus vulva disebabkan oleh banyak hal, yaitu:

  • Infeksi, misalnya karena ada keputihan, cacingan, skabies, infeksi jamur, atau infeksi menular seksual
  • Kelainan kulit seperti eksim, psoriasis, liken simpleks, liken planus, dan liken sklerosus
  • Iritas kulit vulva terhadap sabun, produk pembersih, parfum, deodorant, keringat yang berlebihan, kondom, tisu basah, pewarna pakaian, deterjen, pelembut pakaian, pakaian dalam, dll
  • Sisa urin/tinja akibat pembilasan dan pengeringan area yang kurang baik, atau kebiasaan mencebok yang salah (seharusnya dari arah depan ke belakang)
  • Penggunaan KB hormonal (pil KB)
  • Kondisi hamil dan menyusui
  • Penyakit seperti kelainan darah, gangguan tiroid, gangguan ginjal, gangguan hati, diabetes

Untuk mengatasi pruritus vulva, perlu diketahui dulu penyebab sebenarnya. Penanganannya berbeda-beda tergantung penyebabnya. Karena itu, bila Anda mengalami pruritus vulva terus menerus, perlu segera periksakan diri ke dokter kulit dan kelamin. Kondisi tersebut perlu dilihat langsung oleh dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat mengurangi rasa gatal Anda saat ini:

  1. Bersihkan bagian luar vagina dengan air hangat dan juga sabun lembut tanpa pewangi. Lebih baik lakukan pada saat mandi sore hari. Selain karena air hangat menciptakan efek relaks, air hangat juga dapat meredakan nyeri jika sedang menstruasi.
  2. Kenakan celana dalam katun, jenis tekstil yang terbuat dari serat alami, sehingga kulit tetap dapat bernapas, sirkulasi udara lancar, dan membuat perasaan menjadi lebih segar. Jika sedang mengalami keputihan, gantilah celana dalam 3 kali sehari.
  3. Jika sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut setiap 4 jam.
  4. Setelah buang air, pastikan arah membersihkan vagina adalah dari depan ke belakang. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kotoran atau virus yang berasal dari saluran pembuangan tidak sampai ke area vagina. Selain itu jangan lupa untuk mengeringkan vagina menggunakan handuk bersih atau tissue.
  5. Hindari berbagai produk pembersih, sebab  belum dapat dipastikan tidak menyebabkan masalah kesehatan. Jika sampai terpaksa harus menggunakan pembersih vagina, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan dan kebidanan tentang produk apa yang harus digunakan.

Kami lengkapi pula dengan beberapa artikel berikut untuk menambah informasi Anda: 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar