Sukses

Kista Ginjal

24 May 2018, 21:31 WIB
Wanita, 21 tahun.

Malam dok Saya mau tanya Saya sudah usg, sebelum nya saya memiliki kista dengan besar 3,09 di atas ginjal kiri Dan setelah 5 bulan kemudian saya usg kembali Dan ternyata ukuran kista mengecil jd 2.9 tetapi bertambah menjadi 2 kista di 1 ginjal yg sama dengan ukuran 2,9 dan 2.6 Dan ada batu ginjal ukuran 0.7 Saya mau minum obat kalkulenar yg bisa menghancurkan batu ginjal, tetapi saya memiliki riwayat alergi obat Saya pernah minum obat bodrex extra, primadex, remacil dan efek nya adalah sesak nafas Saya mau bertanya kira' obat kalkulenar tersebut bisa menyebabkan alergi atau tidak?? Mksh seblum nya dok Selmat malam

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Kista pada ginjal tidak selalu berbahaya, namun memang dapat menimbulkan keluhan bila ukurannya besar seperti nyeri pada perut atau kolik seperti yang Anda alami saat ini. 

Jika tidak ada gejala dan tidak mengganggu, kista tersebut hanya perlu dimonitor ukurannya dengan pemeriksaan radiologis berkala. Yang menjadi masalah adalah bila kista terinfeksi atau pecah. Obat-obatan yang diberikan oleh dokter Anda hanyalah berfungsi untuk mengurangi peradangan dan nyeri. 

Bila memang timbul gejala, dapat dilakukan tindakan aspirasi isi kista atau diangkat dengan operasi. Untuk itu kami menganjurkan agar ibu  Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis urologi guna penanganan lebih lanjut. 

Langkah terbaik untuk mencegah alergi obat adalah dengan menghindari obat-obatan yang menjadi pemicunya. Namun menentukan jenisnya merupakan hal yang sulit, karena pada kenyataannya pasien baru diketahui alergi obat setelah ia mengalaminya.  

Setelah gejala-gejala alergi obat muncul, pengobatannya akan berdasarkan tingkat keparahannya. Jika hanya terjadi ruam kulit, dan selebihnya kondisi Anda sehat secara umum, mungkin hanya butuh menghentikan penggunaan obat tersebut. Namun jika tidak, pengobatan akan dilakukan untuk menghilangkan gejalanya.

Antihistamin sangat disarankan untuk mengurangi gejala gatal-gatal dan gejala terkait histamin lainnya. Salep/krim kortikosteroid (seperti hydrocortisone dan lain-lain) dapat diresepkan dokter untuk mengatasi gejala alergi pada kulit. Sedangkan tablet kortikosteroid (seperti prednison) dapat juga digunakan untuk gejala yang lebih parah.

Anafilaksis, reaksi alergi yang paling serius, akan menyebabkan tekanan darah turun secara dramatis, mengi dan sesak napas. Pada kasus anafilaksis yang parah, pasien dapat kehilangan kesadaran, atau bahkan kematian. Perawatan anafilaksis adalah dengan cara menyuntikkan epinefrin (adrenalin) dan cairan yang diberikan secara intravena (infus).

Kami sarankan anda berkonsultasi dengan dokter anda untuk obat-obat yang akan anda konsumsi. Jika anda mengalami reaksi anafilaksis seperti sesak nafas setelah mengkonsumsi obat, segeralah berobat ke IGD RS terdekat agar dapat ditangani dengan tepat.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,   

1 Komentar

  • Jes******zky Aulia

    malam Dok,mau tanya th 2016 usg,ada kista beberapa kista di kanan dan kiri paling besar ukuran 4cm dulu sering sakit nyeri hebat di pinggang,jika ingin buang air kecil lalu minum obat2 an herbal,alhamdulillah g ada keluhan lagi tapi belakangan ini,ada benjolan diperut samping ,bawah tulang iga ,diraba aja sepertinya besar,bahkan tuk tidur tengkurep juga menganjal ,tp g ada keluhan lain.. apa yg sebaiknya saya lakukan terima kasih atas jawabannya