Sukses

Penanganan HNP

23 May 2018, 23:52 WIB
Pria, 38 tahun.

Dok apa mungkin kalau pinggang belakang syarafnya bisa kaku2, atau itu ada kemungkinan syaraf terjepit? Apakah senam2 Hnp, yg kebanyakan berupa stretching bokong, punggung, (membungkukkan badan, cium lutut, mcm2)). itu aman? APA benar senam utk syaraf justru harus ditarik2 /dipanjangnkan uratnya? TQ

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Saraf terjepit dalam medis dikenal dengan nama HNP. Hernia nukleous pulposus (HNP) adalah suatu keadaan dimana sebagian atau seluruh bagian dari nukleus pulposus mengalami penonjolan kedalam kanalis spinalis. Nukleus pulposus adalah bantalan lunak diantara ruas-ruas tulang belakang. 

Salah satu faktor risiko HNP adalah pekerjaan, seperti terlalu sering mengangkat beban berat, sehingga menyebabkan tekanan pada tulang belakang dan menyebabkan penonjolan nukleus pulposus. Atau dikarenakan adanya riwayat jatuh seperti yang Anda alami.

Gejala:

HNP paling sering terjadi di daerah lumbal (tulang belakang bagian bawah), tersering di L3-L5. Gejala yang muncul berupa nyeri kronik dan biasanya hebat pada lokasi penjepitan saraf, kesemutan/baal, nyeri dapat menjalar ke paha/kaki, gangguan buang air kecil/disfungsi seksual, sampai kelemahan anggota tubuh/kelumpuhan. Nyeri biasanya dipicu oleh perubahan posisi tubuh, membungkuk, batuk, mengejan, mengangkat beban, atau suhu dingin.

Terapi:

HNP (Hernia Nucleosus Pulposus) atau saraf terjepit perlu ditangani secara serius karena jika tidak ditangani secara serius maka dapat mengakibatkan komplikasi yang tidak diinginkan.

Terapi konservatif

Bed rest 3-6 minggu + obat anti nyeriPasien harus tidur di atas kasur yang keras, berlapis papan di bawahnya supaya kasur tidak melengkung selama beberapa minggu sampai 3 bulan.FisioterapiBila nyeri dan keluhan subyektif menghilang, maka mobilisasi dapat dilakukan lambat laun untuk kemudian dbantu dengan ‘braces’, ‘corset’ atau ‘belt’

Terapi operatif:

Operasi bertujuan untuk menghilangkan penekanan dan iritasi pada saraf sehingga nyeri dan gangguan fungsi akan hilang.Harus dilakukan terutama jika sudah ada kelainan neurologik yang semakin memburukSelain pengobatan dan fisioterapi, masih ada terapi konservatif lain yang dapat digunakan seperti menggunakan korset. Tetapi hal ini harus disesuaikan dengan kondisi pasien. Karena dokter yang memeriksalah yang mengerti kondisi pasien. 

Olahraga senam sebagai bagian dari fisioterapi/terapi fisik umumnya dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri dan memperkuat otot tulang belakang, namun tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien agar menghindari komplikasi atau efek yang tidak diinginkan. Karena pada beberapa kasus gerakan yang dirasakan nyaman oleh seseorang dapat menimbulkan nyeri jika dilakukan oleh individu lainnya.

Terapi fisik seperti olahraga memang penting untuk pasien dengan nyeri punggung bawah. Beberapa gerakan dalam video yang Anda sebutkan memang umum dilakukan sebagai bagian dari gerakan peregangan (stretching) dan gerakan yoga untuk mengurangi nyeri punggung bawah, merilekskan punggung, dan untuk membantu memperkuat otot punggung. Gerakan tersebut boleh saja dilakukan, namun lakukan secara perlahan-lahan, dan jangan dipaksakan atau segera berhenti jika Anda mulai merasakan nyeri karena nyeri adalah alarm dari tubuh bahwa ada sesuatu yang salah dengan tubuh Anda.

Jika Anda ragu, sebaiknya diskusikan dahulu dengan dokter atau ahli fisioterapi Anda agar latihan Anda lebih tepat guna dan Anda terhindar dari cedera yang tidak diinginkan. Mungkin juga akan ditambahkan gerakan senam tambahan yang lebih cocok untuk kondisi Anda dan dapat dilakukan di rumah. Yang juga perlu diingat, hindari posisi latihan yang dapat memperberat nyeri atau menambah tekanan pada punggung seperti gerakan memutar tubuh, angkat beban, atau gerakan yang dilakukan secara mendadak.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar