Sukses

Penularan TB

23 May 2018, 13:55 WIB
Pria, 22 tahun.

selamat sore dok, saya arif umur 22th berat badan 47kg tinggi 170. saya mengidap tb paru. hasil rontgen positif hasil tes dahak negatif. yang saya heran, saya tidak mengalami batuk-batuk , keringat malam dan juga penurunan berat badan layaknya seperi ciri ciri pengidap tb. badan terasa seprti sehatsehat saja. tetapi tibatiba saja seperti ada yang menganjal di tenggorokan (saya kira dahak) saat dikeluarkan ternyata darah, darahnya lumayan banyak sekitar 3/4 sendok makan. yang saya ingin tanyakan dok, 1. apakah saya berpotensi / berpotensi besar untuk menularkan virus tb ini tanpa adanya batuk ? 2. apakah ketika saya bersin (dalam keadaan menggunakan masker) virus nya tersebut dapat keluar dari masker ? 3. apakah hanya dengan berbicara saja (dalam keadaan menggunakan masker) dan nafas(yng keluar dari hidung) dapat menularkan virus ini ? 4. apakah orang-orang yang berada disekitar saya seperti keluarga saya yang lebih sering berada satu ruangan dengan saya sangat berpotensi besar tertular virus tb ? walaupun saya tidak batuk. sekian dari saya dok, mohon jawabannya terimakasih.

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah bertanya tentang penularan TB menggunakan layanan Tanya Dokter 

Kami memahami kekhawatiran Anda. Penyakit paru-paru terutama ditularkan lewat droplet atau percikan cairan saluran nafas yang keluar dari mulut penderita penyakit paru-paru. Droplet ini ukurannya sangat kecil, dan biasanya keluar saat penderita batuk. Saat droplet ini terhirup oleh orang lain, terutama yang daya tahan tubuhnya lemah, maka dapat tertular penyakit yang sama.

Bagaimana dengan gelas atau alat makan? Untuk penyakit yang menjangkiti paru-paru, maka bakteri akan berada di paru-paru, oleh sebab itu HANYA droplet atau lendir yang berasal dari paru-paru saja yang akan menularkan penyakit (yaitu akan keluar dengan cara dibatukkan). Maka bila penderita menggunakan gelas atau sendok, dan tidak batuk disekitar alat makan tersebut, maka bakteri tidak akan menyebar ke alat makan tersebut. Berbeda dengan penyakit saluran nafas atas misalnya faringitis, oleh karena lokasi infeksi ada ditenggorokan (dekat dengan permukaan) maka kemungkinan besar alat makan penderita mengandung kuman penyakit.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar