Sukses

Penyebab Nyeri Telinga

23 May 2018, 12:04 WIB
Wanita, 19 tahun.

Pagi dok, saya mau bertanya. Dok, kenapa ya setiap naik pesawat atau saat mendaki gunung telinga saya sakit sekali dok. Katanya memang wajar tapi keluarga saya sakitnya cuman yang biasa. Tapi telinga saya sakitnya sangat sakit dok sampai saya menangis sejadi jadinya. Dan pernah sakitnya sampai 2 hari gak hilang . itu kenapa saya gak suka naik pesawat . itu kenapa ya dok ? Mohon penjelasannya .

Terima kasih telah bertanya tentang penyebab telinga sakit menggunakan layanan Tanya Dokter

Nyeri pada telinga, merasakan telinga penuh, atau pendengaran berkurang saat sedang naik pesawat adalah normal walaupun rasanya tidak nyaman.  

Dalam dunia kedokteran kondisi ini disebut sebagai barotrauma, yaitu cedera telinga akibat perubahan tekanan udara. Gejala tersebut biasanya akan menghilang saat mendarat, ketika tekanan udara kembali ke taraf normal. 

Dalam istilah kedokteran, kondisi ini dikenal dengan istilah barotrauma, dengan terjemahan harfiah ‘baro’ dari bahasa latin yang artinya tekanan dan ‘trauma’ yang artinya (kondisi luka).

Perubahan tekanan udara yang cepat pada kabin pesawat menyebabkan gendang telinga meregang dan tertarik ke dalam, inilah yang menyebabkan nyeri. Saluran atau tuba eustachius.

Jika Anda terbang saat sedang flu atau alergi, gendang telinga mungkin akan lebih teregang karena tuba eustachius tidak dapat bekerja dengan baik untuk menyamakan tekanan. Sebaiknya atasi flu atau alergi Anda terlebih dahulu sebelum naik pesawat.

Untuk mencegah, kita harus menyamakan tekanan dengan membiarkan udara masuk ke telinga tengah melalui tuba Eustachius. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah:

1. Kunyahlah permen karet

Kegiatan mengunyah permen karet dapat membuka tuba eustachius. Saat terbuka, udara dapat masuk ke telinga tengah melewati hidung atau tenggorokan, tekanan pun akan berkurang.

2. Menguap dan menelan

Jika Anda sudah mengalami sensasi telinga penuh dan pendengaran dirasa berdegup, Anda dapat mencoba cara dengan menguap.  Menguap dapat membantu membuka tuba eustachius  dan dapat menghilangkan sensasi penuh dan berdegup di telinga. Selain menguap, Anda dapat juga mengatasinya dengan cara menelan. Minum air putih dapat membantu membuka saluran tuba eustachius dan mengurangi tekanan.

3. Lakukan Valsalva Maneuver

Valsalva Maneuver, mungkin dari namanya kita kurang familiar, namun kemungkinan besar Anda pernah melakukannya atau minimal pernah melihatnya. Untuk mengurangi masalah telinga ketika naik pesawat dengan valsalva maneuver adalah dengan cara adalah menekan hidung dengan jari, ambil napas melalui mulut, dan keluarkan udara secara paksa melalu hidung (hidung tetap dalam kondisi ditutup).

4. Minum obat dekongestan

Jika Anda sering mengalami masalah telinga karena perubahan tekanan udara pada saat naik pesawat, Anda dapat mesolusikannya dengan meminum obat dekongestan oral. Pastikan Anda memilih obat dekongestan yang mengandung pseudoefedrin. Atau dapat juga membantu jika Anda memiliki obat dekongestan dalam bentuk spray untuk hidung.

5. Gunakan ear plug (sumbat kuping) khusus

Saat ini terdapat ear plug yang terbuat dari karet silikon berukuran kecil yang memiliki filter untuk mengatasi perubahan tekanan udara di kabin pesawat. Ear plug ini dapat diperoleh di apotik atau toko-toko di bandara.

Untuk beberapa kasus, terdapat masalah telinga yang tetap berlangsung meskipun sudah berjam-jam selesai penerbangan. Untuk hal ini, jika masalah masih berlanjut, segera adakan kunjungan ke dokter spesialis THT untuk melakukan pemeriksaan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

0 Komentar

Belum ada komentar