Sukses

Urin Bewarna Coklat

21 May 2018, 15:00 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok hampir seminggu ini air seni saya kadang berwarna kuning pekat atau coklat dok serta dengan bau yg menyengat, awalnya juga agak sakit pas pipis tapi sekarang kayaknya udah ngga lagi tapi warna dan baunya masih suka ada dok, saya rasa rasa frekuensi pipis saya juga lebih sering dari biasanya dok, sebelumnya paling jago nahan pipis tapi seminggu ini bener" ngga bisa dok, Kira kira kenapa yah dok apa saya ada infeksi atau saya hamil? Cuman kalo hamil harusnya sih kayaknya ngga karena seminggu sebelum drama pipis ini saya dapet mens dok ya walaupun menstruasi nya emang ngga banyak kaya biasanya sih dok,jadi kayaknya saya kenapa yah dok?

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai warna urin melalui fitur Tanya Dokter di Klikdokter.com  

Berikut tanda-tanda warna yang berbeda dari air seni – yang bisa menunjukkan kondisi kesehatan Anda

Warna urin jernih/ transparan

Jika air seni Anda benar-benar jernih, ini mungkin merupakan tanda jika Anda telah minum terlalu banyak air. Segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik, termasuk kelebihan minum air. Hal ini beresiko menipiskan kadar garam dalam tubuh, namun kelebihan minum air jarang menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Namun jika Anda terlalu memaksa untuk minum air secara berlebihan, bahaya bisa saja terjadi.

Warna urin kuning atau coklat madu

Nuansa kuning pada urin menunjukkan mungkin tubuh Anda sudah cukup cairan, tapi warna yang lebih gelap, itu bisa menjadi tanda jika tubuh Anda sedang memerlukan cairan.

Urin berwarna cokelat atau kecoklatan

Warna cokelat pada urin bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda hanya mengalami dehidrasi. Namun, ada baiknya jika Anda memeriksakan kesehatan ke dokter, karena urin berwarna coklat juga bisa menjadi indikasi dari masalah di hati, terutama jika terus berlanjut meskipun merasa sudah cukup minum.

Jika Anda ada penyakit hati atau empedu, beberapa kadar garam dalam empedu yang harus diproses oleh hati, masuk dalam darah dan hilang melalaui feses, yang berakhir pada urin.  Orang dengan penyakit liver yang parah bisa mengeluarkan urin berwarna kecoklatan.

Jika warna kecokelatan urin Anda sudah terlihat mengkhawatirkan, berkonsultasilah dengan dokter Anda untuk mendapatkannya diagnosa yang jelas.

Urin berwarna merah muda atau kemerahan

Rona warna merah pada air seni bisa menjadi pertanda masalah kesehatan yang besar. Dalam urologi, peringatan yang paling menonjol adalah warna merah, yang bisa berasal dari makanan yang Anda makan, dan zat-zat lain dalam makanan. Dan jika warna merah itu dari darah, seringkali merupakan masalah.

Jika Anda melihat merah muda atau merah pada air seni Anda, walaupun hanya sekali pantas untuk diperiksakan kedokter. Ada banyak kondisi kesehatan dalam daftar, baik yang ringan maupun membahayakan bisa menyebabkan darah dalam urin, ginjal, ISK, batu di ginjal, atau infeksi kandung kemih, bahkan kanker ginjal, kandung kemih, dan prostat.

Setelah dokter Anda menganalisis sampel urin, maka dengan cepat ia akan bisa menentukan, apakah warna merah muda atau merah dalam urin Anda, sebenarnya disebabkan oleh darah, atau sesuatu yang lain – dan bisa dilanjutkan dengan tindakan yang tepat.

Urin berwarna Biru atau hijau

Bagi kebanyakan orang, melihat warna urin yang biru atau hijau bisa sangat mengejutkan, karena warna urin seperti ini sangat langka. Sementara itu beberapa penyakit yang jarang diketahui, termasuk porfiria(kondisi enzim keturunan), bisa mengakibatkan seseorang mengeluarkan urin berwarna biru atau hijau. Perubahan warna urin ini tidak akan menjadi tanda pertama dari penyakit pada beberapa orang. Terkadang orang bisa buang air kecil dengan warna aneh setelah makan makanan tertentu juga. Hal ini tergantung seberapa baik(zat pewarna) diserap oleh usus, dan betapa mudahnya masuk ke ginjal –  ada banyak zat-zat pewarna makanan yang tidak diserap, dan keluar melalui saluran pencernaan(ini adalah tanda mengapa feses seringkali juga terlihat dalam berbagai warna).  Dan ketika diekskresikan dalam urin, itu pasti bisa menyebabkan perubahan warna, dan mungkin ada beberapa faktor genetik yang mempengaruhi. Tapi bagi kebanyakan orang, pewarna makanan mempengaruhi mereka. Obat-obat tertentu juga bisa membuat warna-warna yang tidak biasa pada urin.

Jadi yang Anda alami mungkin disebabkan karena kurangnya cairan yang anda konsumsi di hari sebelumnya. 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    0 Komentar

    Belum ada komentar