Sukses

Penyebab Pingsan

21 May 2018, 15:00 WIB
Wanita, 22 tahun.

Hallo dok, saya mau bertanya. Biasanya saya memang jarang sarapan atau makan dok, tetapi waktu itu saya paginya sarapan biskuit dan pergi menggunakan transjakarta dan kebetulan saya berdiri karna penuh. Ketika sudah mau sampe halte terakhir, tiba2 saya merasakan kedinginan dan agak pusing dok. Trus pandangan saya tiba2 buram perlahan dan saya merasakan pusing yg sangat2 dok sampai saya ga kuat berdiri dan hampir pingsan karna pusing dan pandangan gelap. Itu pertama kalinya saya merasa ga enak badan dok, sampe ke 2 kali saya tetep merasa ingin pingsan padahal paginya sudah makan. Kira-kira kenapa ya dok? Mohon jawabannya, terimakasih

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai pingsan melalui fitur Tanya Dokter melalui fitur Tanya Dokter. 

Pingsan atau syncope secara umum dapat didefinisikan sebagai hilangnya kesadaran sementara. Hal ini umumnya terjadi karena otak tidak menerima asupan oksigen (kelelahan, cuaca terlalu panas), dehidrasi, darah atau 'gula' yang cukup, tekanan darah rendah, dan tekanan darah tinggi (tanda-tanda stroke). Selain itu pingsan dapat juga disebabkan oleh karena gangguan impuls saraf di otak.

Pingsan juga dapat disebabkan oleh karena tubuh reaksi tubuh yang berlebih terhadap pemicu tertentu seperti stres emosional/ psikologis. Hal ini disebut juga dengan 'vasovagal syncope'.

Ketika seseorang pingsan, maka ia dengan sendirinya akan terjatuh, dari posisi berdiri menjadi posisi berbaring. Hal ini dapat membantu aliran darah ke otak lebih lancar karena darah tidak perlu dipompa melawan gravitasi. Seseorang yang pingsan seringkali dapat kembali sadar dengan sendirinya setelah beberapa menit.

Kebanyakan dari kasus pingsan tidak fatal. Namun pingsan perlu ditangani secara serius jika terjadi pada kondisi denyut jantung yang tidak teratur, kejang, gula darah yang rendah, kehilangan volume darah tiba-tiba ataupun henti jantung.

Untuk mengetahui penyebab pasti pingsan diperlukan wawancara medis terarah, pemeriksaan fisik dan penunjang langsung oleh dokter. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

    0 Komentar

    Belum ada komentar