Sukses

Sakit Perut Setelah Makan Pedas

22 May 2018, 05:43 WIB
Wanita, 17 tahun.

dok, permisi saya mau tanya td kan saya makan seblak yang pedesnya minta ampun tuh, ga sengaja gara gara mbak mbak yang jual ga denger kalo saya pesen ga pedes setelah saya makan seblaknya itu, perut saya jadi sakit, eneg gt rasanya, jadi mual, td udah mau muntah tp saya tahan. setelah itu saya jd kencing banyak bgt kaya gabisa direm, trus sekarang jadinya perut bagian kanan bawah saya sakit, kalo misalkan perutnya tertekuk, kaya misal rukuk gt perutnya jadi sakit bgt, gabisa tidur terlentang juga, harus miring itu kira kira kenapa ya?

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Sakit perut yang Anda alami setelah makan pedas, bisa disebabkan oleh sakit mag (gastritis) atau radang usus (enteritis). Kombinasi keduanya disebut gastroenteritis.

Jika keluhan utamanya dari lambung, tandanya ialah rasa penuh di perut, mual hingga muntah, kembung, nyeri ulu hati, hingga sesak nafas. Sedangkan jika terjadi radang usus, maka keluhan utamanya biasanya berupa diare.

Untuk saat ini, berikut yang dapat Anda lakukan:

  1. Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)
  2. Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh. 
  3. Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) bisa hingga 5x dalam sehari 
  4. Jangan terlambat makan (bawa bekal bila memang sulit untuk makan saat kerja)
  5. Usahakan diet mengandung makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog) 
  6. Coba untuk kelola stres dengan baik, alihkan ke kegiatan lain bila stres memang sangat mengganggu.

Ketika sakit sedang akut (sedang parah-parahnya),  Anda dapat mengonsumsi obat anti asam lambung yang berisikan antasid atau sukralfat untuk meredakan gejala. Keduanya dapat meredakan keluhan asam lambung dengan cepat. Untuk mencegah asam lambung naik kembali, berikutnya Anda dapat mengonsumsi obat seperti omeprazole atau lansoprazole.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar