Sukses

Plastik Masuk Ke Masakan

21 May 2018, 12:19 WIB
Wanita, 32 tahun.

Pagi dok,mau tanya,td saya masak sayur sop,dan tiba2 plastik bumbu racik jatuh di sayur sop yg lg di rebus,lalu tak ambil plastiknya, amankah buat di konsumsi? Soalnya setelah itu minum obat radang tenggorokan soalnya. Tolong dijawab ya,makasih

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Semua bentuk plastik dapat melepaskan berbagai bahan kimiawi ketika mereka dipanaskan. Plastik dibuat dari minyak bumi dengan campuran berbagai bahan kimia. Salah satu momen di mana terjadinya migrasi/perpindahan bahan kimia tersebut ke makanan adalah saat plastik berkontak dengan benda bersuhu tinggi/dipanaskan.

Beberapa bahan kimia yang dapat terlepas saat plastik berkontak dengan benda bersuhu tinggi, misalnya adipate, phthalate, dan Bisphenol-A (BPA). Saat ini masih banyak produk plastik yang masih mengandung bahan kimia BPA tersebut.

Lalu, apa saja risiko kesehatan yang dapat muncul saat seseorang terpapar bahan-bahan kimiawi tersebut?

Beberapa risiko kesehatan yang dapat muncul akibat seseorang terpapar bahan-bahan kimiawi yang telah dibuktikan dalam penelitian, antara lain:

  • Menyebabkan gangguan janin dalam kandungan, terutama gangguan sistem perkembangbiakan pria, dan menyebabkan kanker testis (buah zakar).
  • Phthalate diketahui dapat mengganggu pembentukan hormon reproduksi pria. Bila hal ini terjadi dapat menyebabkan menurunnya tanda-tanda kelelakian hingga terjadinya ketidaksuburan pada pria – akan menyebabkan jumlah hormon testosteron yang lebih rendah, jumlah sperma yang lebih sedikit dan tidak berkualitas.
  • Dari penelitian yang dilakukan terhadap tikus, ditemukan bahwa bahan kimiawi dari plastik tersebut dapat terjadi kerusakan berbagai organ di dalam tubuh, seperti hati, ginjal, paru, dan sistem reproduksi/perkembangbiakan
  • Bisphenol-A (BPA) diketahui dapat menyebabkan kanker. Oleh karena efek BPA ini menyerupai hormon estrogen, salah satu jenis kanker yang paling dicurigai akibat terpapar Bisphenol-A (BPA) adalah kanker payudara. Selain itu, BPA juga diyakini dapat menyebabkan gangguan perkembangan otak janin. Sebuah penelitian pada tahun 2011 menemukan bahwa wanita hamil dengan level BPA yang tinggi di urin mereka lebih rentan untuk memiliki anak yang hiperaktif, atau justru pencemas dan menyebabkan depresi.

Perlu Anda ketahui, janin, bayi dan anak-anak adalah kelompok umur yang paling berisiko terhadap efek buruk dari bahan kimia yang terlepas dari plastik yang berkontak dengan makanan panas. Hal ini berkaitan dengan proses tumbuh kembang yang masih berjalan pesat di masanya. Oleh karena itu, tumbuh kembangnya dapat terganggu akibat paparan bahan-bahan kimia tersebut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat untuk Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar