Sukses

Hasil SGPT pada Kanker Hati Stadium IV
19 May 2018, 13:23 WIB
Wanita, 56 tahun.

Dok sy mau tanya.. Mertua sy sudah di vonis dokter kena kanker hati stadium 4 dan sudah menjalar ke paru2.. Hasil cek lab kemarin sgpt nya 369 dari yg dulu terakhir 2 bln lalu 60 dan sgot nya 80 dan untuk ginjal nya 1.6 dari batas 2.0 mohon di bantu penjelasan nya

Terima kasih telah bertanya seputar kanker hati menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kanker hati adalah pertumbuhan jaringan abnormal dan berlebihan di dalam hati. Kanker ini dapat berinvasi, bermetastasis (menyebar), dan menyebabkan destruksi atau penghancuran jaringan tubuh lainnya. Pengobatan kanker sangat tergantung dari stadium kanker. Dapat berupa operasi, kemoterapi, atau transplantasi hati.

Tes fungsi hati yang umum dilakukan adalah pemeriksaan SGOT dan SGPT.  SGOT dan SGPT merupakan enzim-enzim pada hati yang akan meningkat jumlahnya di dalam tubuh jika hati mengalami kerusakan baik kerusakan fungsi hati secara akut maupun kronis.  Lebih lanjut kami akan mencoba menjelaskannya satu persatu: 

 SGPT (Serum Glutamic Pyruvate Transaminase): merupakan  suatu enzim yang terdapat di dalam sel hati. Ketika sel hati mengalami kerusakan, akan terjadi pengeluaran enzim SGPT dari dalam sel hati ke sirkulasi darah dan akan terukur melalui pemeriksaan laboratorium.  

SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase): seperti halnya SGPT, SGOT merupakan enzim hati yang terdapat di dalam sel parenkim hati. SGOT akan meningkat kadarnya di dalam darah jika terdapat kerusakan sel hati. Namun SGOT tidak spesifik hanya terdapat di dalam hati. SGOT juga dapat ditemukan di sel darah, sel jantung dan sel otot, karena itu peningkatan SGOT tidak selalu menunjukkan adanya kelainan di sel hati.

Nilai normal SGOT adalah 3-45 u/L, sedangkan nilai normal SGPT adalah 0-35 u/L (terdapat sedikit variasi dari nilai normal dan sangat tergantung dari laboratorium tempat pemeriksaan). SGOT dan SGPT merupakan enzim yang dapat ditemukan pada sel-sel hati. Karena itu jika terjadi kerusakan (nekrosis) sel-sel hati, seperti yang terjadi pada infeksi akut virus hepatitis, enzim-enzim tersebut keluar dari sel hati dan masuk ke dalam darah. Semakin banyak sel-sel hati yang rusak, semakin tinggi pula kadar SGOT/SGPT yang terukur di dalam darah. Terutama bila kadar SGPT yang meningkat, hal tersebut lebih menunjukan adanya kerusakan pada sel hati. 

Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar