Sukses

Penanganan Bekas Luka Bakar
18 Mei 2018, 13:49 WIB
Wanita, 19 tahun.

Saya memiliki bekas luka bakar yang cukup lebar di kedua paha saya sejak kelas 4 Sd karena tersiram air panas yang cukup parah Dan pernah di skin graft agar cepat kering, sekarang saya 19 tahun. Kira2 apakah mungkin bekas lukanya dihilangkan, dengan prosedur apa ya?

Terima kasih telah bertanya tentang menghilangkan bekas luka bakar melalui fitur Tanya Dokter.

Bekas luka yang terjadi pada kulit dapat meninggalkan bekas luka yang menghitam (hiperpigmentasi), atau menjadi berkas berwarna putih (hipopigmentasi) atau menjadi jaringan berlebih (keloid).

Masing-masing jenis bekas luka memerlukan penanganan yang berbeda-beda. Dasar penanganan bekas luka yang menghitam biasanya menggunakan krim, pengelupasan kulit/chemical peeling, mikrodermabrasi ataupun laser. Beberapa cara tersebut diharapkan dapat menyamarkan, menipiskan, bahkan menghilangkan bekas luka. Bila bekas luka masih baru dan tidak terlalu dalam, Anda dapat mengoleskan krim mengandung hidrokuinon 2% yang dijual di pasaran. Krim hidrokuinon 2% termasuk dalam dosis yang aman, dan penggunaannya harus tepat hanya pada bekas luka saja dan aplikasikan pada malam hari. 

Penanganan bekas luka yang menghitam ini bergantung pada ukuran dari hiperpigmentasi dan sudah berapa lama terjadi.

Jika bekas luka tersebut menonjol (keloid), terapinya berbeda lagi. Penanganan keloid harus disesuaikan dengan ukuran keloid itu sendiri. Keloid yang berukuran kecil biasanya cukup ditangani dengan krioterapi (bedah beku). Keloid yang berukuran sedang biasanya cukup efektif ditangani dengan suntikan kortikosteroid. Penanganan dengan operasi dikombinasikan dengan suntikan kortikosteroid atau terapi lain nampaknya merupakan pilihan terbaik saat ini untuk menangani keloid yang berukuran cukup besar atau yang kambuh dan sulit diatasi.

Namun, kemungkinan luka bekas operasinya juga akan menjadi keloid cukup besar, yaitu sekitar 50%. Jadi tidak ada satupun terapi yang dapat menghilangkan kelioid 100%. Jadi, beberapa terapi yang dapat dilakukan untuk mengobati keloid adalah :

Gel

Penggunaan gel yang mengandung ekstrak Allium cepa, Heparin dan Allantoin. Contohnya adalah Contratubex atau Hexilak Gel. Gel ini digunakan untuk mengobati luka setelah trauma (luka bakar, jerawat, penindikan, dll), luka setelah operasi, dan keloid. Saat ini, gel ini merupakan lini pertama pengobatan konservatif terhadap keloid.

Operasi

Telah disebutkan diatas bahwa dengan operasipun kemungkinan timbulnya keloid kembali masih sekitar 50%. Bahkan keloid yang timbul dapat lebih besar dari sebelumnya. Namun, tindaka operasi akan lebih berhasil jika dikombinasikan dengan terapi yang lain.

Steroid

Penyuntikan steroid paling bagus dilakukan saat jaringan parut mulai menjadi tebal dan diketahui telah ada keloid sebelumnya. Penyuntikan secara berkala steroid dapat mengurangi ukuran keloid dan iritasi yang terjadi. Namun setelah penyuntikan, dapat dirasakan rasa sakit.

Penekanan

Cara lain untuk mengobati keloid secara konservatif adalah dengan cara menggunakan perban elastis yang berfungsi sebagai penekan pada keloid. Perban ini dapat digunakan selama beberapa bulan. Perban ini berfungsi untuk mencegah terjadinya jaringan parut yang baru.

Laser

Terapi ini merupakan alternative dari operasi. Laser hanya dapat menghilangkan  keloid pada permukaannya saja (yang timbul)

Obat

Saat ini, obat yang biasanya digunakan untuk mengobati penyakit autoimun atau kanker ternyata dapat berguna untuk mengobati keloid. Contohnya adalah alpha-interferon, 5-fluorouracil dan bleomycin. Tetapi tetap dibutuhkan penelitian lebih lanjut terhadap penggunaan obat-obat ini.

Kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis Kulit dan Kelamin untuk mengetahui pilihan terapi apa yang paling tepat sesuai dengan kondisi Anda.

Demikian informasi kami sampaikan seputar menghilangkan bekas luka bakar. Semoga bermanfaat.

    0 Komentar

    Belum ada komentar