Sukses

Rasa Mual setelah Makan
18 Mei 2018, 10:17 WIB
Wanita, 18 tahun.

Halo Dok, sebelum ke inti sakitnya saya mau cerita dulu. Kemarin saya cuma makan bubur saja jika saya makan bubur pasti siangnya makan nasi. Nah kemarin cuma makan bubur dan tidak makan nasi sama sekali dan lebih banyak minum es. Nemenin saudara belanja dan berdiri terlalu lama kepala tiba-tiba pusing dan dikasih minuman es lagi sama saudara. Pulangnya baru makan mie ayam. Setelah itu saya istirahat bangun-bangun badan panas perut mual rasanya pengen muntah mulu. Saya kira hanya radang tenggorokan karena banyak minum es ya sudah saya minum obat penurun panas. Alhamdulillah panasnya sudah sembuh dan bisa berpuasa. Tapi malam ini perut tiba-tiba sakit apa kebanyakan memakai kipas angin. Perut rasanya mual dan ingin muntah terus. Itu kenapa ya dok ? Mohon solusinya..

Terima kasih telah bertanya tentang Rasa Mual setelah Makan melalui fitur Tanya Dokter

Mual setelah makan dapat disebabkan oleh gangguan pada saluran pencernaan (lambung), kebiasaan makan makanan pedas, makan terlalu banyak hingga perut terasa penuh, dan lain sebagainya.

Salah satu penyebab mual yang disebabkan gangguan lambung seperti maag. Sakit maag dalam dunia medis disebut juga dengan dispepsia. Sindrom dispepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dispepsia dapat terjadi pada penyakit tukak lambung atau gastritis fungsional (maag). Gastritis fungsional yaitu peradangan yang terjadi pada lambung akibat pengeluaran asam lambung yang berlebih. Gastritis fungsional dapat diatasi dengan jadwal makan yang teratur, mengurangi pemicu seperti stres, menghindari makanan yang merangsang asam lambung seperti makanan pedas, asam dan terlalu berbumbu, kopi serta mengonsumsi obat maag bila terjadi kekambuhan akut. Berbeda lagi dengan tukak lambung. Pada tukak lambung terdapat perlukaan di daerah dinding lambung, paling banyak disebabkan oleh bakteri H. pylori.

Varian lain dari maag yang bisa menyebabkan mual setelah makan adalah Penyakit Refluks Gastroesofageal yang terjadi akibat naiknya cairan lambung ke kerongkongan. Hal ini disebabkan klep antara lambung dan kerongkongan tidak berfungsi dengan baik. Kondisi stres atau cemas dapat menyebabkan kenaikan produksi asam lambung dimana hal ini tentu saja dapat menambah keluhan dari maag atau GERD yang dirasa. Gejala khusus GERD yang mudah dibedakan dari sakit lambung adalah: rasa seperti terbakar /panas di bagian belakang tulang dada dan cairan lambung yang naik tidak hanya sampai ke kerongkongan, tetapi juga hingga ke mulut sehingga dapat terasa asam pada bagian belakang mulut. Nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, dan banyak lainnya. Pada penderita GERD, terjadinya sesak napas dipicu oleh hal-hal yang meningkatkan asam lambung, seperti saat terlambat makan, stres, setelah mengkonsumsi kopi,alkohol,rokok dll.

Bila benar Anda terkena maag maka selain pengobatan oleh dokter maka Anda juga harus melakukan perubahan pola hidup. Untuk mengatasi maag yang Anda dapat lakukan adalah:

Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh.Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) bisa hingga 5x dalam sehariJangan terlambat makanUsahakan dalam diet makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog)Coba hindari stres, coba alihkan ke kegiatan lain bila stres memang sangat menggangu.

Namun jika perubahan pola hidup tidak membantu, dapat diberikan obat-obatan seperti proton pump inhibitor (omeprazole, pantoprazol) atau antasida. Tentu obat ini hanya dapat diberikan oleh dokter. Kami sarankan sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Namun sekali lagi, untuk menegakkan diagnosis dan pengobatan diperlukan pemeriksaan langsung oleh dokter. Jika keluhan dirasakan sangat berat, tidak membaik dengan obat-obatan mungkin diperlukan pemeriksaan penunjang lain, misalnya endoskopi untuk melihat apakah telah terjadi tukak lambung. Ceritakanlah dengan lengkap keluhan yang dirasakan agar Anda mendapatkan tatalaksana yang optimal.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan seputar .Rasa Mual setelah Makan. Semoga bermanfaat. 

    0 Komentar

    Belum ada komentar