Sukses

Puasa dan Menyusui

17 May 2018, 16:20 WIB
Wanita, 20 tahun.

Assalamu'aikun.. Met pagi dok.. Mau tanya, menu sahur yg baik utk ibu menyusuilebih apa? , agar mejalankan puasanya nya lancar & se kecil tetap ceria.. Aira-

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Seperti halnya ibu hamil. Ibu yang sedang menyusui pun diperbolehkan untuk tidak berpuasa dikarenakan kondisi tubuhnya yang sedang menyusui. Dari segi medis, berpuasa di kala menyusui sebaiknya mempertimbangkan beberapa hal, terutama usia bayi.

Ibu yang baru memiliki bayi berusia 0-6 bulan dianjurkan untuk tidak berpuasa. Hal ini dikarenakan ASI merupakan makanan utama bayi yang berusia 0-6 bulan. ASI eksklusif sangat dianjurkan bagi bayi berusia 0-6 bulan dikarenakan kelengkapan kandungan gizi ASI serta zat kekebalan tubuh untuk bayi yang dikandungnya. Apabila berpuasa menyebabkan produksi ASI menurun atau kondisi kesehatan ibu terganggu, maka disarankan untuk tidak berpuasa.

Ibu menyusui perlu menambahkan sekitar 300-400 kalori ekstra/hari di dalam dietnya guna memproduksi ASI yang baik. Menambahkan ekstra cairan baik air mineral, susu, maupun jus buah setiap harinya (12 gelas sehari) sangat baik untuk menghindari terjadinya dehidrasi. Minuman yang berkafein juga sebaiknya dihindari dikonsumsi dalam jumlah berlebihan karena dapat masuk ke ASI. Nikotin dari rokok dan obat-obatan sebaiknya jugua dihindari guna menjaga kualitas ASI.

Untuk sahur, disarankan ibu menyusui mengonsumsi makanan yang lama dicerna seperti karbohidrat kompleks (gandum, pasta, mie), kacang-kacangan, dan sayuran. Konsumsi makanan seimbang dan terutama mengandung banyak protein, kalsium, dan zat besi.

ASI tetap diproduksi selama ibu berpuasa, namun jumlah kandungan lemak di dalam ASI tersebut akan berkurang. Hal ini dapat menyebabkan bayi menjadi mudah lapar dan semakin sering menyusu. Ibu dapat menghindari hal tersebut dengan menambah asupan lemak di dalam makanan berupa keju, mentega, dan susu.

Apabila kemudian ditemukan adanya tanda-tanda dehidrasi seperti keluhan sangat haus, air seni menjadi lebih pekat, ibu merasa lemas, kelelahan, hingga pingsan, dan terdapat keluhan demam atau sakit kepala, ibu sebaiknya segera menghentikan puasa ibu dan berkonsultasi dengan dokter untuk tatalaksana yang optimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

0 Komentar

Belum ada komentar