Sukses

Penyakit Ablasio Retina
17 May 2018, 13:49 WIB
Wanita, 17 tahun.

Assslamualaulikum dokter... Sy ingin bertanya,, tntang penyakit yang kian mengganjal ini, Sy mcrita sdikit ini tntang pnyakit tmn sy dok, sy hrap dokter bisa mnyimpulkannya jwaban dr prtnyaan ini, Tmn sy umur 18thn dia mengidp pnyakit kian lama 5bln brjln smpai skrang, dia ank sklah yg ingin brjuang mndirikn ekonomi kluarganya, nmun kini dia mengidap penyakit yg tak jelas penykit ap nmaya, dokter matapun tak bisa menyimulkn penyakit apa, dia sdh brobt ksn kmari dng biaya apa adnya, dia brobf kndokter dn jg dkun, nmun respon penyakitnya aneh .dia dieujuk terus smpai krumh skit mata di manado, nmaun dokter jg tk bisa mnyimpulkan pnyakit pa, padahl jlas ciri2nya sma sprt cri pnykit ablasi retina tapi matan kiri memutar,,, sy tkut ini pnykit baru dok, sy mohon sm dktre agr bis mnyimpulkannya, skian wss

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Penyakit Ablasio Retina.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Retinal detachment atau ablasio retina adalah lepasnya lapisan retina dari tempatnya menempel yaitu di bagian dalam mata. Retina adalah jaringan tipis yang terdirii dari sel dan serabut saraf dan berfungsi sebagai tempat berkumpulnya cahaya yang difokuskan oleh lensa mata. Setelah difokuskan, cahaya akan diteruskan oleh sel - sel retina ke otak dengan saraf optik. Ablasio Retina merupakan hal yang serius dan harus ditangani oleh dokter secara dini. Orang dengan penyakit rabun jauh atau yang mempunyai keluarga menderita penyakit ini lebih rentan untuk terjadinya ablasio retina. Penyakit mata lain seperti tumor, peradangan hebat, trauma karena cedera dan diabetes dapat menjadi penyebab penyakit ini.

Gejala penyakit ini adalah :

  1. Penglihatan kabur seperti ada tirai yang menutupi atau bergelombang
  2. Terlihat kilat - kilatan
  3. Terlihat bintik - bintik hitam yang mengapung
  4. Terlihat seperti ada lapisan hitam yang menutupi penglihatan
  5. Kualitas penglihatan menurun

Diagnosis penyakit ini dilakukan melalui wawancara yang mendalam tentang riwayat penyakit, pemeriksaan fisik umum, pemeriksaan mata lengkap dan pemeriksaan penunjang. Terapi yang dilakukan adalah dengan terapi invasif maupun non invasif, diantaranya adalah pembedahan laser, kriopeksi, dan bedah konvensional. Fungsi dari metode pembedahan yang berfungsi sebagai terapi adalah melekatkan kembali retina ke tempat yang seharusnya

Sebagai tindak pencegahan kita dapat menggunakan kaca mata pelindung untuk mencegah terjadinya trauma pada mata, penderita diabetes sebaiknya mengkontrol kadar gula darahnya secara seksama, periksakan mata minimal setahun sekali ( jika anda memiliki resiko menderita ablasio retina).

Untuk menegakan diagnosis dibutuhkan pemeriksaan secara langsung. Kami menyarankan teman anda untuk berkonsultasi tentang keluhan mata yang teman anda alami ke dokter spesialis mata sehingga penyebab, diagnosis, dan terapi yang tepat dapat diketahui.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Penyakit Ablasio Retina. Semoga bermanfaat.

Salam,

1 Komentar

  • Fara Dianto

    sy juga trkena ablisio retina udh dioprasi 2 kli pemasangan silikon & pencabutan silikon ,skrang yg timbul katarak apa bahayanya klau sy tidak operasi katarak ,apakah ada timbul lg stelah katarak sy dioperasi,penyakit mata yg lainya & apakah ablisio retina & katarak bisa merembet kesebelah mata sy lg???