Sukses

Perut perih saat hamil

16 May 2018, 16:56 WIB
Wanita, 27 tahun.

Dok saya sering mengalami perih diperut saya, saya sedang hamil tua,dan waktu istrahat saya sangat terganggu akibat perih diperut.

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih telah bertanya tentang Perut perih saat hamil melalui fitur Tanya Dokter.

Keluhan yang berasal dari pencernaan seperti yang Anda keluhkan seringkali dirasakan saat kehamilan. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, perhatikan terlebih dahulu keluhan yang dirasakan. Pada bagian perut mana Anda merasakan perih, dan seperti apakah perih yang Anda rasakan? Jika Anda merasakan perih pada perut sisi kiri atas dan perih yang dirasakan seperti ditusuk, kemungkinan besar penyebabnya berasal dari lambung.

Perut perih, mual, rasa tidak nyaman, kembung, mual hingga muntah adalah kumpulan gejala yang termasuk dalam sindrom dispepsia. Dispepsia dalam kehamilan disebabkan karena adanya refluks /aliran balik dari cairan asam yang berasal dari lambung menuju esofagus. Lapisan pada esofagus biasanya dapat mengatasi cairan asam tersebut dalam jumlah wajar, namun jika terlalu banyak dapat menimbulkan peradangan pada lapisan tersebut sehingga pada akhirnya timbulah gejala-gejala dispepsia.

Adanya tautan yang terdapat diantara lambung dan esofagus (sphincter esofagus) dapat mencegah kejadian refluks asam lambung. Namun pada kehamilan, karena adanya peningkatan kadar hormon tertentu dapat menyebabkam sphincter tersebut menjadi lebih longgar sehingga dan kejadian refluks asam lambung menjadi sulit dicegah. Selain itu, ukuran bayi yang besar dapat meningkatkan tekanan dalam perut. Salah satu atau kedua fakta tersebut  dapat memicu timbulnya sindrom dispepsia. 

 

 

Sebelum mengatasinya dengan obat-obatan, perhatikanlah gaya hidup Anda. 

Hindari makanan yang pedas dan merangsang;seperti cokelat, minuman alkohol, minuman panas, kopi. Makanlah dalam porsi kecil namun seringBerhenti merokok jika Anda seorang perokokPerbaiki posisi duduk, jika Anda cenderung membungkuk, hal tersebut dapat memicu terjadinya refluks asam lambungJika Anda sering merasakan gejala saat tidur malam hari, sebaiknya Anda berhenti makan dan minum paling tidak 3 jam sebelum tidur.Stop obat-obatan yang dikonsumsi selama kehamilan yang mungkin menyebabkan timbul gejala. 

Jika perubahan gaya hidup tidak membantu, maka pertimbangkanlah obat yang dapat meredakan gejala. Golongan obat Antasid yang dijual sebagai obat maag di pasaran terbukti aman untuk digunakan oleh wanita hamil. Konsumsi Antasid bekerja berlawanan dengan suplemen tablet besi, sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan. Konsumsi Antasid paling tidak dua jam sebelum atau sesudah konsumsi tablet besi.

Sedangkan jika gejala menetap, dokter dapat meresepkan golongan obat Ranitidine yang juga aman dikonsumsi ibu hamil.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Perut perih saat hamil. Semoga bermanfaat untuk Anda.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar