Sukses

Sering Pingsan

16 May 2018, 10:44 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok saya sering tiba-tiba pingsan tapi hanya sebentar / bisa dihitung detik, dan sy biasanya pingsan k sebelah kiri. Itu sudah terjadi beberapa kali. Sekarang jg pinggang sy sebelah kiri agak sakit, mungkin gk dok itu dampak karena sy sering pingsan ke sebelah kiri? Dan kira''apa penyebab sy sering pingsan dok? Di tambah jg kadang jantung sy tiba"berdetak kencang. Mohon bantuannya dok

Terima kasih telah bertanya seputar sering pingsan menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Sayang sekali informasi yang anda berikan belum cukup untuk dapat mengarahkan kami untuk mencari tahu penyebab kondisi anda. Namun, kami akan sedikit menjelaskan mengenai sistem saraf manusia.

Sistem saraf manusia dapat dibagi menjadi sistem saraf simpatis, parasimpatis, dan otonom. Sistem saraf otonom meregulasi proses-proses tertentu dalam tubuh, seperti pengaturan tekanan darah dan frekuensi napas. Sistem ini bekerja secara otomatis, di bawah sadar manusia. Saraf otonom mensuplai persarafan ke organ-organ dalam seperti pembuluh darah, lambung, usus, hati, ginjal, kandung kemih, alat kelamin, paru, pupil, dan otot mata, jantung, serta kelenjar keringat, ludah, dan pencernaan.

Sistem saraf otonom memiliki dua bagian utama: simpatis dan parasimpatis. Setelah sistem saraf otonom menerima informasi dari dalam tubuh dan lingkungan sekitar, sistem tersebut meberikan respon dengan menstimulasi proses-proses dalam tubuh, umumnya melalui bagian simpatis, atau menghambat proses melalui sistem saraf parasimpatk.

Karena itu, gangguan pada sistem saraf ini memiliki gejala yang bervariasi, termasuk gangguan regulasi frekuensi denyut jantung, tekanan darah, suhu tubuh, berkeringat, dan fungsi saluran pencernaan serta kandung kemih. Gejala-gejala lain yang dapat ditemukan antara lain lemah, kepala seperti melayang, pingsan (sinkop), dan gangguan kognitif.

Gangguan sistem saraf otonom dapat disebabkan oleh kondisi atau proses penyakit lain, seperti diabetes, atau sebagai kelainan primer dimana sistem saraf tersebut merupakan satu-satunya sistem yang mengalami gangguan. Contoh gangguan sistem saraf otonom primer, antara lain:

Hipotensi ortostatikIntoleransi ortostatikSindrom takikardia ortostatikSinkop (pingsan)Saluran pencernaan neurogensik (gangguan gerakan usus, konstipasi)Disfungsi ereksi dan gangguan kandung kemih neurogenikPada kasus anda perlu dicari terlebih dahulu penyebab gangguan saraf yang dimaksud. Untuk itu sebaikmya anda kembali berkonsultasi dengan dokter yang menangani anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar