Sukses

Penyebab Kejang Demam Anak
15 Mei 2018, 20:46 WIB
Wanita, 40 tahun.

Dok mau tanya, kenapa kejang demam umumnya terjadi pada anak-anak usia dibawah 5 tahun dan ambang suhu yang dapat memicu kejang demam pada setiap anak berbeda, misal ada anak kejang pada suhu 38 namun ada juga disuhu 38 anak tidak kejang apa yg menyebabkan perbedaan ambang batas suhu terjadinya kejang tsb. Makasi dok

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kejang pada anak bermacam penyebabnya, di antaranya adalah demam, epilepsi, trauma pada otak, pengobatan tertentu, kelainan metabolik, dsb. Bila kejang terjadi pada saat anak mengalami panas tinggi maka disebut dengan kejang demam. Yang perlu diketahui adalah ketika anak Anda mengalami kejang, apakah kejang terjadi hanya di beberapa bagian tubuh atau kah seluruh tubuh? Berapa lama kejang berlangsung? Setelah kejang apakah anak Anda tersadar atau tidur? Apakah pernah mengalami kejang bila tidak demam? 

Kejang demam ialah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu rektal >38°C) yang disebabkan oleh suatu proses ekstrakranial. Kejang demam adalah suatu kejadian pada bayi atau anak, biasanya terjadi antara umur 6 bulan - 5 tahun. Anak yang pernah mengalami kejang tanpa demam, kemudian kejang demam kembali tidak termasuk dalam kejang demam. Ambang batas suhu terjadinya kejang pada anak berbeda-beda. Umumnya anak yang pernah mengalami kejang demam memiliki ambang batas suhu yang lebih rendah dibandingkan anak yang belum pernah mengalami kejang sebelumnya.

Penyebab kejang paling banyak pada anak usia di bawah 3 tahun adalah kejang demam. Kejang dapat menyebabkan gangguan pada otak mulai dari gangguan nutrisi ke otak, gangguan suplai oksigen ke otak, dan sebagainya. Bila terdapat gangguan yang cukup berarti pada otak maka dapat timbul gangguan mulai dari gangguan tumbuh dan kembang anak, gangguan perilaku, gangguan belajar, cacat fisik, cacat mental, hingga kematian.

Kejang yang tidak disertai demam dapat disebabkan oleh epilepsi. Untuk memastikan diagnosis epilepsi perlu dilakukan pemeriksaan EEG untuk menilai apakah terdapat fokus epilepsi pada anak Anda. Pemeriksaan EEG tersebut perlu dilakukan ketika anak Anda sedang tidak mengalami demam.

Bagaimana mencegah kejang demam?

Untuk mencegah kejang demam adalah dengan mencegah suhu tubu anak terlalu tinggi. Selain mencoba menurunkannya dengan parasetamol, Anda juga dapat mengompres seluruh badannya (tidak hanya kepala) dengan air hangat. Namun, kompres harus diperas dan direndam di air hangat kembali secara teratur. Tidak boleh hanya ditinggal begitu saja karena jika ditinggal terlalu lama akan menjadi dingin. 

Kami sarankan anda membawa anak anda diperiksakan ke dokter spesialis anak untuk mengetahui gangguan apa saja yang terdapat pada anak anda dan agar anak anda mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi anak anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

0 Komentar

Belum ada komentar