Sukses

Penularan Kanker Serviks

14 May 2018, 10:41 WIB
Wanita, 25 tahun.

Dear dokter, ibu saya meninggal karena kanker serviks, saya berencana akan melakukan vaksin hpv gardasil, saat ini belum menikah. Akan tetapi saya pernah tidak sengaja mencuci pakaian dalam saya dan ibu saya secara bersamaan. Adakah resiko penularan melalui cara ini? dan apabila ada bagaimana mengetahui apakah saya terkena atau tidak karena pap smear belum boleh dilakukan untuk yang belum aktif secara seksual . Boleh kah saya melakukan vaksin hpv tersebut ?

Terima kasih telah bertanya seputar kanker serviks menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda dan turut berduka atas kepergian ibunda. Kanker serviks tidak menular melalui pencucian pakaian dalam yang sama. Sebagian besar kanker serviks ditularkan melalui kontak seksual.

Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan penyebab kematian akibat kanker yang terbesar bagi perempuan di negara-negara berkembang. DI Indonesia sendiri, kanker serviks menempati urutan pertama kanker pembunuh perempuan. Yang terpenting dari perkembangan penyakit ini adalah adanya infeksi virus human papiloma (human papilloma virus/HPV) itu sendiri, dengan beberapa faktor yang menyertai antara lain adalah:

-pasangan yang memulai aktivitas seksual sejak dini dan memiliki banyak pasangan seksual sebelumnya

-saat ini memiliki lebih dari satu pasangan seks

-multiparitas (telah menjalani banyak proses persalinan)

-merokok, terkait dengan jumlah batang rokok (bukan lama merokok)

-penggunaan kontrasepsi hormonal

-adanya riwayat penyakit menular seksual, seperti infeksi HPV, HIV-kondisi daya tahan tubuh menurun, seperti pada transplantasi organ, kemoterapi, dsb-riwayat keluarga dengan kenker serviks, dsb

Pencegahan primer infeksi HPV dapat dilakukan sejak dini, dengan menerapkan perilaku seksual sehat dan melakukan vaksinasi HPV. Virus human papiloma umumnya ditransmisikan melalui hubungan seksual baik secara oral, vaginal, atau anal.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pajanan dapat terjadi melalui jabatan tangan dengan penderita kutil genital (Sexually transmitted infections. 1999 Oct;75(5):317-9). Sedangkan penelitian lain yang dipublikasikan dalam jurnal Scand J Infect Dis 1996;28(3):243-6 membuktikan bahwa HPV genital tidak dapat ditransmisikan melalui kontak kulit atau benda.

Yang dapat Anda lakukan saat ini ialah pencegahan dengan menyuntikan vaksin hpv.

Karena memang jika belum pernah berhubungan seksual belum boleh dilakukan papsmear.

Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar