Sukses

Persiapan Persalinan
11 May 2018, 17:16 WIB
Pria, 24 tahun.

Assalamualaikum, Pak, saya mau nanya, istri saya sudah hamil 9 bulan. Dan sekarang saya mau nanya apa saja yang harus di lakukan untuk memperlancar persalinan nanti. Terima kasih dok.

Terima kasih telah bertanya seputar persiapan persalinan melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Apa Anda berencana untuk melakukan kelahiran dengan spontan (tanpa operasi) atau dengan operasi cesar? Apa yang perlu disiapkan tentu berbeda sesuai dengan cara melahirkan yang Anda pilih dan tergantung dengan saran dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda.

Dalam mempersiapkan persalinan, hindarilah cemas berlebih. Anda dapat meminta bantuan keluarga untuk membantu Anda dalam mempersiapkan persalinan Anda.

Sebelum persalinan, ada baiknya Anda mempersiapkan hal-hal berikut ini:

Mempelajari Proses Melahirkan

Kenalilah tanda awal persalinan dan proses melahirkan, sehingga jika saatnya tiba Anda telah mengetahui tahapan-tahapan yang akan dilewati. Anda juga bisa mengikuti kelas hamil jika sudah mendekati proses persalinan. Anda bisa mengikuti berbagai kelas untuk kehamilan dan persiapan persalinan, seperti yoga, meditasi, atau senam kehamilan. Anda juga dapat mencobanya sendiri di rumah (dengan pengawasan dan gerakan sesuai anjuran tentunya). Selain untuk relaksasi, aktivitas tersebut juga dapat menguatkan otot dasar panggul dan melatih pernapasan.

Jadi, apa sajakah tiga tanda awal persalinan itu?

- Kontraksi rahim. Kontraksi rahim yang terjadi menjelang persalinan sifatnya teratur, makin kuat, lama dan sering.- Muncul bercak darah. Selama hamil, mulut rahim Anda ditutupi oleh lendir yang kental. Namun ketika mendekati persalinan, mulut rahim Anda akan membesar dan membuat jalan lendir tersebut keluar melalui vagina.Pecah cairan ketuban. Cairan biasanya keluar beberapa saat setelah kontraksi. Tetapi, cairan ketuban bisa keluar sebelum persalinan terjadi. Jika cairan ketuban sudah pecah, segeralah pergi ke rumah sakit.

Proses saat melahirkan (kelahiran spontan)

Proses melahirkan terbagi menjadi beberapa fase yang disebut dengan kala 1 sampai dengan kala 4.

Kala 1 adalah fase ketika ibu masuk ke dalam persalinan, yang ditandai dengan adanya pembukaan leher rahim. Pada kala 1, pembukaan pada leher rahim akan berlangsung mulai 0 cm hingga 10 cm (pembukaan lengkap).

Setelah pembukaan lengkap, ibu akan masuk ke dalam kala 2, yaitu proses pengeluaran janin. Kala 2 dimulai saat kepala janin sudah masuk ke dalam ruang panggul dan ketuban sudah pecah. Pada fase ini, ibu baru boleh mengejan dan tibalah waktunya untuk mengeluarkan janin.

Jika bayi sudah dilahirkan, proses persalinan akan masuk ke kala 3 dan kala 4. Kala 3 adalah proses pengeluaran plasenta dan kala 4 adalah observasi.

Walaupun bayi sudah dilahirkan, bukan berarti kala 3 dan 4 menjadi kalah penting. Kala 3 dan 4 penting untuk memastikan bahwa tidak terjadi gangguan pada rahim, seperti luka atau jaringan yang tertinggal yang dapat memicu perdarahan.

Durasi masing-masing fase ini berbeda. Misalnya, kala 1 pada kehamilan pertama dapat berlangsung hingga 12 jam; sedangkan kala 2 biasanya berlangsung cukup singkat pada proses persalinan tanpa penyulit (normal), begitu juga dengan kala 3. Kala 4 berlangsung hingga 2 jam setelah plasenta berhasil dikeluarkan, termasuk untuk menjahit jalur jalan lahir yang robek saat proses persalinan.

Mempersiapkan Dokter dan Rumah Sakit

Dokter dan rumah sakit merupakan dua komponen paling penting dalam persiapan melahirkan dan persalinan. Sebaiknya, sejak awal kehamilan Anda sudah menetapkan dokter kandungan dan pastikan rumah sakit yang Anda pilih tidak sulit dijangkau dari rumah.

Mempersiapkan Barang-Barang yang Harus Dibawa

Dalam mempersiapkan barang, pastikan suami atau orang yang berada di rumah mengetahui apa yang harus dibawa. Sehingga jika harus mendadak ke rumah sakit, mereka telah mengetahui di mana harus mencari barang yang dibutuhkan tersebut.

Untuk pakaian ibu, disarankan untuk membawa baju atasan yang memiliki kancing di depan untuk memudahkan saat menyusui nanti.

  • Pakaian dalam.
  • Bra khusus menyusui.
  • Pembalut ibu.
  • Peralatan mandi ibu dan bayi.
  • Perlengkapan bayi. Untuk perlengkapan bayi biasanya sudah disiapkan oleh rumah sakit, namun Anda dapat membawa juga sebagai baju cadangan. Perlengkapan bayi yang dapat Anda bawa adalah popok, sarung tangan dan kaki, selimut, serta topi.
  • Handuk ibu dan bayi.
  • Anda dapat meminta bantuan keluarga untuk membantu Anda dalam mempersiapkan persalinan Anda.

Berikut yang dapat dilakukan keluarga dalam mempersiapkan persalinan ibu:

  • Pastikan lagi kepada dokter atau bidan yang merawat ibu kapan tanggal perkiraan persalinan.
  • Mintalah pendapat kepada dokter atau bidan mengenai proses persalinan yang sesuai untuk ibu, apakah dapat melahirkan dengan cara normal ataupun operasi jika terdapat risiko penyulit.
  • Mintalah bantuan kepada tenaga kesehatan untuk menjelaskan bagaimana posisi dan cara yang benar pada saat melahirkan. Pengetahuan mengenai cara persalinan yang benar akan memberikan kepercayaan diri dan semangat tersendiri bagi ibu untuk menghadapi persalinan.
  • Pentingnya kehadiran suami atau keluarga terdekat pada saat persalinan. Dengan adanya orang terdekat ibu akan membuat ibu lebih tenang.Pastikan ibu melahirkan didampingi oleh dokter maupun bidan terlatih. Segera hubungi tenaga kesehatan Anda begitu ada tanda ibu ingin melahirkan. Melakukan proses kelahiran di pusat pelayanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit akan memberikan rasa tenang bagi ibu dan keluarga. Karena jika terjadi suatu penyulit pada proses kelahirannya, maka akan dapat langsung ditangani oleh dokter ahli.
  • Persiapkan kebutuhan ibu dan bayi pada saat persalinan dan setelah persalinan, seperti pakaian ibu, perlengkapan bayi maupun kebutuhan makanan ibu selama proses persalinan.
  • Siapkan biaya persalinan. Biaya tersebut akan berguna untuk membeli obat-obatan dan keperluan kesehatan lain yang diperlukan ibu dan bayi. Ada baiknya ibu didaftarkan kedalam jaminan kesehatan seperti BPJS kesehatan, di mana biaya persalinan akan ditanggung sebagian oleh pemerintah.
  • Berdoa juga berguna untuk memberikan ketenangan bagi ibu dan keluarga dalam menghadapi proses persalinan.
  • Berdiskusilah dengan suami dan anggota keluarga lainnya apabila Anda merasa kesulitan dalam persiapan melahirkan ini. Tentu dukungan dari suami dan keluarga akan lebih memudahkan Anda dalam melakukan persiapan melahirkan. Anda pun bisa menjadi lebih tenang dan siap untuk menyambut buah hati Anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai persiapan persalinan. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat. 

0 Komentar

Belum ada komentar