Sukses

bau mulut
09 May 2018, 11:01 WIB
Wanita, 48 tahun.

Dok..saya sdh lama menderita bau mulut yang sangat bau..saya pingin berobat dan menghilangkannya..ngimana ya caranya atau dokter mana yang harus saya datangi

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

 

Halitosis, atau bau mulut, dapat disebabkan oleh beberapa faktor baik yang berasal dari dalam rongga mulut maupun tidak berasal dari rongga mulut, yaitu:

Kebersihan mulut yang buruk, sehingga jumlah bakteri sangat banyak dalam mulut dan di permukaan lidah. Tanpa pembersihan mulut yang baik, sisa makanan akan tertinggal dalam mulut dan menjadi lingkungan yang cocok untuk bakteri berkembang biak yang akan menyebabkan bau pada mulut. Selain itu, sisa makanan yang menempel pada gigi, gusi, dan lidah akan menyebabkan gingivitis (radang gusi) dan gigi berlubang, sehingga akan meningkatkan bau mulut dan rasa yang tidak enak di dalam mulut.Gigi tiruan yang tidak dibersihkan dengan baik menyebabkan penumpukan sisa makanan dan bakteri pada permukaan gigi tiruan sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap. .Penyakit gusi atau jaringan periodontal (jaringan penyangga gigi).Penyakit sistemik. Bau mulut dapat merupakan salah satu gejala dari penyakit tertentu, misalnya infeksi saluran pernapasan, gangguan pencernaan, diabetes, atau kelainan pada hati.Xerostomia (mulut kering).Pemakaian beberapa obat-obatan tertentu dapat menyebabkan mulut menjadi kering, terutama obat-obatan untuk mengatasi depresi dan tekanan darah tinggi. Xerostomia juga dapat disebabkan oleh kelainan pada kelenjar ludah sehingga produksi ludah menurun. Selain itu, kebiasaan bernapas lewat mulut juga dapat menyebabkan mulut cenderung menjadi lebih kering.kebiasan merokok.Konsumsi makanan tertentu.Berikut beberapa cara mengatasi bau mulut (halitosis):

Sikat gigi dua kali sehari, pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.Lakukan flossing sekali dalam sehari untuk mengangkat plak dan sisa makanan yang tersangkut di antara celah gigi-geligi.Pembersihan permukaan lidah secara teratur. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan sikat gigi yang lembut.Pemakaian obat kumur anti bakteri untuk mengurangi pertumbuhan bakteri dalam mulut sesuai anjuran dokter gigi.Scaling (pembersihan karang gigi).Perbaikan dan penambalan gigi-gigi yang berlubang.Berhenti merokok bila Anda merokok.Pada kasus-kasus xerostomia/mulut kering, dokter gigi mungkin akan memberikan saliva buatan. Perbanyak minum air putih dan konsumsi sayuran serta buah-buahan.Lakukan kunjungan secara teratur ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk kontrol rutin dan pembersihan.Lakukan konsultasi dengan dokter bila halitosis berkaitan dengan penyakit sistemik.Namun, untuk menentukan diagnosis dan penanganan yang sesuai, kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter umum atau dokter gigi guna dilakukan wawancara medis yang mendetil dan pemeriksaan fisis secara langsung.

Demikian jawaban yang dapat kami berikan ,semoga bermanfaat.

Jawaban yang dapat kami berikan atas pertanyaan anda tidak dapat menggantikan konsultasi secara langsung khususnya masalah gigi dan mulut , gambaran klinis pada pasien sangat penting dalam memberikan diagnosa dan solusi.

Saya DocDiego , Jaga kesehatan gigi dan mulut untuk masa depan !!!

    0 Komentar

    Belum ada komentar