Sukses

Apakah Serangan Jantung?
09 May 2018, 08:10 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dok mau bertanya ada seorang laki2 berusia 51 tahun keluhan sakit pada perutnya 5 hari, berkeringat,lemas, dan sakit kepala. Tinggi badan 10 cm, berat badannya 98 kg dan tekanan darah 140/105 mmHg. Hasil ekg menunjukan terjadi perubahan selama 6 bulan terkahir. Riwayat keluarga ayah meninggal pada usia 62 tahun, karena diabetes mellitus dan AMI. Kemudia melakukan pemeriksaan darah CK : 129 UL CK MB : 35% LDH : 280 U/L AST : 35 U/L apakan itu pasien mendiagnosa penderita AMi juga dok?

Terima kasih telah bertanya seputar serangan jantung menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda.

 

Gejala penyakit jantung dapat dicurigai apabila Anda memiliki beberapa faktor risiko terkait, seperti :

  1. Merokok, berapapun jumlahnya
  2. Kadar kolesterol total dan kolesterol LDL yang tinggi
  3. Hipertensi
  4. Kadar kolesterol HDL yang rendah
  5. Diabetes Mellitus
  6. Usia lanjut
  7. Obesitas (IMT > 25 mg/m2)
  8. Kebiasaan kurang bergerak/aktivitas fisik
  9. Riwayat keluarga menderita PJK pada usia muda ( < 55 tahun untuk pria dan < 65 tahun untuk wanita)

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada  kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina.   Untuk memastikan penyebab dari keluhan Anda, diperlukan informasi tambahan lain seperti, bagaimana sifat nyerinya, bertahan berapa lama, apa pemicu timbulnya, kapan hilangnya, dll. 

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan nitrogliserin sublingual. 

Selain gejala, tentunya dibutuhkan pemeriksaan tambahan, seperti EKG. Setelah pemeriksaan EKG, dilakukan juga pemeriksaan laboratorium enzim jantung, yaitu CK, CK-MB, dan Troponin kardiak (I dan T). Pemeriksaan imaging seperti Echocardiografi dilakukan jika pada pemeriksaan fisik oleh dokter ditemukan kelainan yang mengarah pada gangguan fungsi jantung. 

Pemeriksaan CK atau creatinin kinase tidak spesifik untuk penyakit jantung saja karena enzim ini bisa ditemukan pada seluruh daerah otot, sehingga jika terjadi kerusakan otot dapat menyebabkan peningkatan enzim ini. CK-MB lebih spesifik pada otot jantung. Normalnya nilai CK pada pria berkisar antara 38-175 mikro per liter serum. Sedangkan CK-MB dikatakan meningkat bila lebih dari 3%.

CK-MB akan meningkat dalam 3-6 jam setelah serangan jantung dan puncaknya pada 12-24 jam pasca serangan dan kembali normal setelah 48-72 jam.

Dengan adanya peningkatan tekanan darah, berat badan berlebih dan peningkatan kadar CK-MB dapat mengarah ke serangan jantung. namun hal ini baru perkiraan karena sejatinya dibutuhkan pemeriksaan langsung, terlebih kami tidak melihat klinis pasien secara langsung dan tidak melihat hasil pemeriksaan EKG. Bagaimana dengan pemeriksaan Troponin Anda?

Kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung atau spesialis penyakit dalam yang menangani Anda.

Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar