Sukses

Keluhan Kulit Karena Deterjen

08 May 2018, 15:28 WIB
Wanita, 18 tahun.

Dok saya punya alergi terhadap air tertentu sama deterjen. Jadi ditangan (jari-jari)saya ada airnya dan lama kelamaan jadi kering dan ngelupas .dan saya sudah melakukan pemeriksaan 3 tahun yg lalu tapi tetap saja . Dan sudah memakai berbagai macam salep , dan hasilnya tidak ada . Adakah pengobatan yang lain ?

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter. 

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Keluhan Anda bisa mengarah kepada diagnosa dermatitis kontak.

Dermatitis kontak adalah peradangan pada kulit terjadi karena kulit telah terpapar oleh bahan yang mengiritasi kulit atau menyebabkan reaksi alergi. Dermatitis kontak akan menyebabkan kulit kering, pecah-pecah, timbul ruam yang besar, gatal dan rasa terbakar. Dalam kondisi Anda, yang menjadi bahan iritannya mungkin adalah deterjen. 

Gejala dermatitis kontak ini akan bertahan sampai berminggu-minggu. Gejala dermatitis kontak akan menghilang bila kulit sudah tidak terpapar oleh bahan yang mengiritasi kulit tersebut atau kondisi lain yang memicu timbulnya gejala. Sementara itu yang dapat Anda lakukan adalah menghindari pemicu yang dalam hal ini adalah penggunaan deterjen, menghindari penggunaan air panas pada kulit, dan memberikan pelembab (moisturizer) pada luka.

Merujuk pada kondisi Anda, Anda telah berkonsultasi dengan dokter dan diberikan terapi oral dan topikal. Kami tidak dapat menentukan obat apa yang telah diberikan dokter Anda dan bagaimana efeknya, karena kami tidak melakukan pemeriksaan langsung dan selain itu, pemberian terapi sangat bergantung pada masing-masing dokter. Sementara itu, krim hidrokortison merupakan krim anti radang yang dapat mengurangi proses peradangan yang terjadi pada kondisi seperti dermatitis. Bisa jadi luka membaik merupakan efek dari penggunaan krim ini. Lanjutkan penggunaan hingga keluhan benar-benar dirasa berkurang. Anda dapat menggunakan pelembab untuk mencegah kulit kering. Kami sarankan Anda menggunakan pelembab yang memang dikhususkan untuk kulit. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter yang telah memeriksa Anda sebelumnya mengenai pemilihan pelembab untuk kulit Anda. Hindari penggunaan obat atau krim apapun tanpa pengawasan dokter. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

 

Salam.  

    0 Komentar

    Belum ada komentar