Sukses

Seputar Apendisitis

08 May 2018, 12:28 WIB
Pria, 21 tahun.

Dok, saya mau tanya ? Perbedaan apendisitis akut dan kronis itu apa ? dan mana yang lebih berbahaya ? Teruss kenapa bisa berlanjut menjadi apendisitis infiltrat, apendisitis perforasi bahkan menyebabkan peritonitis ? Apakah apendisitis akut memang akan berlanjut menjadi infiltrat, perforasi dan peritonitis ? atau apendisitis kronis pun dapat menyebabkan terjadinya apendisitis infiltrat, perforasi dan peritonitis ?

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Seputar Apendisitis.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Apendisitis adalah peradangan dari usus buntu, dan merupakan penyebab nyeri perut kanan bawah yang paling sering.

Apendisitis kronis biasanya memiliki gejala yang ringan dibanding apendisitis akut (serangan selama 24-48 jam). Apendisitis akut harus segera ditangani. Selain itu gejalanya juga hilang timbul dan biasanya baru bisa didiagnosis dalam waktu mingguan, bulanan, hingga tahunan.

Apendisitis infiltrate adalah proses radang usus buntu yang penyebarannya dapat dibatasi oleh omentum (lemak usus) dan usus-usus dan peritoneum (lapisan dalam perut) disekitarnya sehingga membentuk massa (appendiceal mass). Umumnya massa apendiks terbentuk pada hari ke-4 sejak peradangan mulai, apabila tidak terjadi peritonitis umum. Ini merupakan usaha pertahanan tubuh dengan membatasi proses radang.

Didalamnya dapat terjadi nekrosis (kematian) jaringan berupa abses (nanah) yang dapat mengalami perforasi (bolong) dan menyebabkan peritonitis (peradangan peritoneum). Jika tidak terbentuk abses, apendisitis akan sembuh dan massa periapendikular akan menjadi tenang untuk selanjutnya akan mengurai diri secara lambat.

Massa apendiks lebih sering dijumpai pada pasien berumur lima tahun atau lebih karena daya tahan tubuh telah berkembang dengan baik dan omentum telah cukup panjang dan tebal untuk membungkus proses radang.

Kecepatan rentetan peristiwa tersebut tergantung pada virulensi mikroorganisme, daya tahan tubuh, dan organ sekitar yang  mencoba membatasi dan melokalisir proses peradangan ini. Bila proses melokalisir ini belum selesai dan sudah terjadi perforasi maka akan timbul peritonitis (radang perut). Walaupun proses melokalisir sudah selesai tetapi masih belum cukup kuat menahan tahanan atau tegangan dalam rongga perut, oleh karena itu pendeita harus benar-benar istirahat (bedrest).

Apendiks yang pernah meradang tidak akan sembuh sempurna, tetapi akan membentuk jaringan parut yang menyebabkan perlengketan dengan jaringan sekitarnya. Perlengketan ini dapat menimbulkan keluhan berulang diperut kanan bawah. Pada suatu ketika organ ini dapat meradang akut lagi dan dinyatakan mengalami eksaserbasi akut.

Untuk itu, dalam menentukan kapan harus dioperasi ditentukan dari kondisi penyakit pasien itu sendiri. Ada yang dapat dioperasi segera, atau dalam 2-3 hari setelah diagnosa ditegakkan. Namun ada juga yang dapat menunggu hinga 2-3 bulan agar menekan komplikasi operasi yang akan dikerjakan. Diskusikanlah lebih lanjut dengan dokter spesialis bedah anda, mengenai penanganan yang tepat untuk dilakukan terhadap appendicitis anda saat ini.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Seputar Apendisitis. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar