Sukses

Nyeri Dada Saat Menarik Napas

08 May 2018, 12:07 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok saya mah bertanya ketika saya menarik nafas kemudian menekan tulang dada saya yg ditengah itu sakit sekali sudah hampir 8 bulan saya mengaminya sayapun sudah xray dan tulng saya baik2 saja maupun iga dan clavicula begtupun jantung juga baik jadi apaa sebenernya penyakit saya ya? Amat sangat menggangu saya dalam beraktivitas maupun bekerja seperti memar dan bengkak disekitar dada

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Nyeri Dada Saat Menarik Napas.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Keluhan nyeri di dada dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan kulit, otot, tulang, paru-paru, saluran pencernaan, atau jantung.

Nyeri karena masalah otot dan tulang biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri seperti ini membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.

Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.

Nyeri karena saluran pencernaan di daerah dada biasa berhubungan dengan organ lambung (maag) atau esofagus (kerongkongan). Bisa juga menimbulkan rasa asam atau pahit di mulut, dan nyeri ulu hati. Hal ini berkaitan dengan penyakit GERD. Nyeri ini dapat berkurang dengan pemberian obat lambung atau maag.

Nyeri dada bisa juga disebabkan oleh masalah psikologis, tetapi ini baru dipikirkan bila masalah-masalah lain sudah bisa disingkirkan.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. Bagaimana dengan keluhan Anda?

Nyeri dada juga dapat disebabkan oleh masalah psikologis. Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian yang disebut dengan Angina. Penyebab nyeri adalah berkurangnya aliran darah ke jantung.

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan nitrogliserin sublingual. Apakah nyeri yang Anda rasakan seperti ini?

Kemungkinan keluhan Anda bisa berhubungan dengan gangguan saluran pencernaan yang kemugkinan mengarah kepada GERD. Namun untuk memastikan penyebab dari keluhan Anda, kami sarankan agar Anda berkonsultasi lebih lanjut secara langsung ke dokter agar dapat dilakukan wawancara medis yang lebih mendetil dan pemeriksaan lanjutan, termasuk pemeriksaan stress test bila perlu. Dengan demikian dapat ditentukan penyebab pastinya dan segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Gastro esophageal reflux disease (GERD) merupakan penyakit saluran cerna bagian atas yang terjadi karena asam lambung dengan derajat keasaman yang tinggi naik ke kerongkongan.

Gejala GERD hampir sama dengan sakit lambung. Gejala khusus GERD yang mudah dibedakan dari sakit lambung adalah: rasa seperti terbakar di bagian belakang tulang dada dan cairan lambung yang naik tidak hanya sampai ke kerongkongan, tetapi juga hingga ke mulut sehingga dapat terasa asam pada bagian belakang mulut.

 Pada penderita GERD, terjadinya sesak napas dipicu oleh hal-hal yang meningkatkan asam lambung, seperti saat terlambat makan, stres, setelah mengkonsumsi kopi, dll.

Hingga saat ini, pengobatan yang dianjurkan untuk mengatasi GERD adalah dengan obat-obatan golongan proton pump inhibitor, seperti omeprazole, lansoprazole, dll. Obat ini dapat dikonsumsi selama 1-2 minggu dan dilihat respon yang terjadi. Pengobatan dikatakan berhasil jika terdapat perbaikan gejala, meskipun belum sembuh total. Penyakit ini dapat dikontrol agar tidak sering kambuh. 

Selain dengan obat-obatan tersebut, Anda juga perlu untuk mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat, seperti :

Makan secara teratur, dengan frekuensi sering dan porsi kecil-kecilJangan langsung tidur setelah makan malamHindari rokok dan alkohol serta minuman bersoda lainnyaHindari stresTidur cukup 8 jam/hariOlahraga teratur, minimal 3x/minggu masing-masing selama 30menit.

Dengan melakukan kombinasi terapi dengan obat-obatan dan perubahan gaya hidup, diharapkan masalah Anda dapat lebih teratasi.

Selama gejala dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup maka perlahan-lahan konsumsi obat-obatan dapat dikurangi, namun bila tanpa obat-obatan gejala kurang dapat dikontrol maka sebaiknya tetap diteruskan. Hal ini diperlukan untuk menetralkan asam lambung karena asam lambung yang terus menerus melukai esofagus (kerongkongan) akan menyebabkan iritasi kronik. Padahal, mukosa esofagus tidak dirancang untuk tahan terhadap asam lambung seperti mukosa lambung. Hal ini yang mungkin menyebabkan perubahan mukosa esofagus Anda sehingga terjadi polip esofagus. Kebanyakan polip bersifat jinak namun ada juga yang bersifat ganas. Hal ini memerlukan pemantauan lebih lanjut terus menerus.

Kami memahami kekhawatiran Anda, kami sarankan Anda terus berkonsultasi dengan dokter Anda dan sebaiknya tidak berganti-ganti dokter karena setiap berganti dokter maka dokter akan memulai pengobatan dari awal lagi. 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Nyeri Dada Saat Menarik Napas. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar