Sukses

Kadar Beta HCG Pasca Keguguran

08 May 2018, 11:28 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok, saya tanggal 30 januari kemarin habis kuret hamil anggur, 10 minggu sesduah kuret saya melakukan beta HCG di prodia dan hasil nya masih tinggi 30,2 ml lalu saya konsult ke dokter kandungan kata nya harus cek lagi bulan depan, nah kemarin saya lakukan lagi cek B-hcg nya hasil nya juga masih tinggi 20,9 ml Bagaimana solusinya dok, saya ingin mola saya cepat hilang nya Terimakasih dok

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Kadar Beta HCG Pasca Keguguran.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Hormon beta HCG adalah hormon yang wajar dijumpai dalam kehamilan. Semakin besar usia kehamilan, kadar hormon beta HCG yang dihasilkan akan semakin meningkat, dan kemungkinan didapatkannya hasil positif semakin besar. Penderita mola hidatidosa (MH) biasanya memiliki kadar beta hCG yang lebih tinggi dari normal dan penurunannya memang berangsur-angsur. Karena itu, setelah dilakukan kuretase terhadap mola dalam rahim penting untuk dilakukan pemeriksaan beta-hCG serial, yaitu dalam 48 jam pertama setelah dikuret, kemudian setiap 2 minggu, hingga kadarnya mencapai angka normal. Pada dasarnya kadar B-hCG dibawah 5 IU/mL berarti negatif dan diatas 25 IU/mL berarti positif hamil. Jika kadarnya mencapai angka normal, masih perlu dilakukan pemeriksaan setiap bulan selama satu tahun. Pemeriksaan ini ditujukan untuk mendeteksi dini kemungkinan berkembangnya mola menjadi keganasan.

Pada kebanyakan kasus, mola tidak berkembang menjadi keganasan rahim, hanya sekitar 20% kasus yang dapat berkembang menjadi ganas dan disebut sebagai koriokarsinoma. Mola dicurigai akan berkembang menjadi keganasan jika kadar beta-hCG setelah beberapa kali pemeriksaan tidak menurun, bahkan cenderung meningkat. Karena itulah, dokter anda mengharapkan agar hasil pemeriksaan beta hCG anda rendah atau mendekati normal. Bagaimana dengan penilaian beta hcg sebelumnya ? Apakah terjadi kenaikan atau penurunan ?

Kejadian hamil anggur (Mola hidatidosa) dapat terjadi berulang pada seorang wanita. Kemungkinan terjadinya hamil anggur berulang dapat terjadi pada 1 dari 1000 wanita. Namun angka kekambuhan ini akan meningkat menjadi lebih tinggi, yaitu sekitar 10-15%, jika kehamilan berikutnya terjadi dalam interval kurang dari satu tahun setelah terjadinya hamil anggur. Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A dipercaya dapat membantu menurunkan kada beta hcg dan mencegah terjadinya mola hidatidosa. Selain itu vitamin A juga sangat penting untuk pemeliharaan sel kornea mata, membantu pertumbuhan tulang dan gigi, pembentukan dan pengaturan hormon, serta melindungi tubuh terhadap kanker. Vitamin A banyak terdapat pada sayur-sayuran (wortel, ubi, labu kuning, paprika, bayam, tomat), buah-buahan (pepaya), buah naga, apel, anggur, manga, susu, keju, mentega, dan telur. Selain vitamin A, konsumsi makanan yang tinggi protein dan asam folat juga dapat menurunkan resiko terjadinya mola hidatidosa.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Kadar Beta HCG Pasca Keguguran. Semoga bermanfaat.

Salam,

1 Komentar