Sukses

Mengajarkan Anak Hal Yang Baik
03 May 2018, 21:47 WIB
Pria, 35 tahun.

Pagi dok. Barusan anak sy main berdua dgn keponakan sy. Bru sy tinggal sbntar sy cari dia ada diluar dan sy liat dia pegang uang byk dan setau sy td dia main gak bawa uang. Drumah sy tanyain adek dpt uang dr mana trus dia blg dt4nya tetangga sy. Krn sy tau mmg dia sering main kesitu beli kelereng tpi tetangga sy tsbut orgnya bru pd pergi semua. Saat itu emosi sy keluar sy nangis krn seringkali ketika anak sy main dgn keponakan sy sdh bisa ditebak pasti ada hal yg tdk diinginkan. Krn mmg keponakan sy tipe anak yg sukar dikasih tau dan ngajari hal2 jelek dan anak sy sringkali ikut2an. Tdi anak sy cerita bgaimana dia bisa dpetin uang itu dr mulai dari numpuk bantal trus liat ada toples uang. Saya blg jgn diulangi lg dek dan sy bilang nti low sdh pulang adek sm ibuk minta maaf ya ke rumahnya tetangga itu, dia blg mau. Menurut dokter bgaimana dgn kejadian anak sy itu?

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda

 

Anak-anak berinteraksi dan bereksplorasi terhadap lingkungannya. Mereka mencontoh perilaku orang-orang terdekat mereka. Sebagai orangtua sangat penting mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah.

Kunci utama menjadi orangtua adalah membantu membentuk perilaku anak. Dalam menghadapi tantangan ini, orangtua perlu menjadi teladan bagi anak. Anak belajar dengan memperhatikan semua orang di sekitarnya terutama orangtua. Ketika Anda memiliki perilaku baik dan strategi mencontohkan yang baik, Anda telah mengajarkan anak untuk berbuat yang sama.

Selalu pastikan setiap kali Anda mengajarkan anak berperilaku baik, harus diikuti dengan kemurahan hati dan kebaikan. Dengan bersikap murah hati, anak akan menyadari bahwa setegas apa pun orangtuanya, cinta untuknya tidak akan berkurang. Dengan begitu, justru anak lebih mudah memahami sikap apa saja yang sebaiknya tidak dilakukan karena orangtuanya tak menyukainya. Beri penjelasan pada anak dengan suara lembut namun dengan sikap yang tegas. Ingat, jangan pernah menaikkan suara apalagi melakukan kekerasan fisik seperti menampar.

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar