Sukses

Pilek di Pagi Hari

19 Jan 2018, 09:51 WIB
Wanita, 16 tahun.

Halo dokter.. Umur saya 16 tahunn, dari kecil saya sudah menderita pilek hanya di pagi hari saja. Tetapi sejak beberapa bulan ini saya menderita pilek berkepanjangan, disetai bersin disaat cuaca dingin, terkena debu. Pilek saya bening. Apakah itu berbahaya dok jika dibiarkan saja?

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya di fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Keluhan yang anda alami kemungkinan adalah rinitis alergi. Rhinitis alergi adalah penyakit peradangan yang disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien-pasien yang memiliki atopi (riwayat keturunan alergi), yang sebelumnya sudah tersensitisasi atau terpapar dengan allergen (zat/materi yang menyebabkan timbulnya alergi) yang sama serta meliputi mekanisme pelepasan mediator kimia ketika terjadi paparan ulangan dengan allergen yang serupa.

Gejala klinis yang khas adalah terdapatnya serangan bersin yang berulang-ulang terutama pada pagi hari, atau bila terdapat kontak dengan sejumlah debu. Sebenarnya bersin adalah mekanisme normal dari hidung untuk membersihkan diri dari benda asing, tetapi jika bersin sudah lebih dari lima kali dalam satu kali serangan maka dapat diduga ini adalah gejala rhinitis alergi. Gejala lainnya adalah keluar ingus (rinore) yang encer dan banyak. Hidung tersumbat, mata gatal dan kadang-kadang disertai dengan keluarnya air mata.

Terapi yang dilakukan adalah :

Terapi yang paling ideal adalah dengan menghindari kontak dengan allergen penyebab, dalam kasus anda berarti udara dingin di pagi hari. Anda dapat menggunakan baju hangat / jaket di pagi hariPengobatan, penggunaan obat antihistamin H-1 adalah obat yang sering dipakai sebagai lini pertama pengobatan rhinitis alergi atau dengan kombinasi dekongestan oral. Obat Kortikosteroid dipilih jika gejala utama sumbatan hidung akibat repon fase lambat tidak berhasil diatasi oleh obat lain. Jika keluhan dirasakan sangat mengganggu, kami menganjurkan agar Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis THT.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar