Sukses

Seputar Tension Headache

07 Jan 2018, 18:20 WIB
Wanita, 15 tahun.

Dok 3 bulan yg lalu saya sempat sakit kepala dan di bagian leher seperti diikat/ di tindih denga benda berat, mual / muntah tpi tdk mau keluar muntahnya, panas dingin, salah satu bgian tubuh tangan dan kaki kanan tidak bisa digerakan jka sdh kambuh, sya sdh smpat periksa ke dokter dan dikatakan sya terkena tension headache. Sya prnh merasakan klok otak sya sprti dimasukan ke air es dan di bejek apa hal ini masih disebabkan oleh tension headache yg sya yg belum sembuh??

Terima kasih telah bertanya seputar tension type headache menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Izinkan kami menjelaskan tentang berbagai penyebab dari sakit kepala. Sakit kepala pada umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll. Sakit kepala saat tertawa tidaklah khas mengarah pada diagnosis tertentu dan diperlukan pemeriksaan secara langsung.

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher seperti keluhan Anda disebabkan oleh tension type headache (TTH). Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujianGangguan tidurPosisi tubuh yang salah saat bekerjaWaktu makan yang tidak teraturKelelahan mataPenghentian konsumsi kafein

Jika tidak ada gejala lain seperti kelemahan sisi tubuh, kesemutan, kejang, gangguan penglihatan, intensitas nyeri yang semakin bertambah berat, demam, penurunan berat badan, mual/muntah, Anda tidak perlu khawatir, kemungkinan Anda hanya mengalami TTH.

TTH dapat diatasi dengan istirahat, pemijatan/massage bagian belakang kepala dan leher, serta minum obat penghilang rasa sakit jika tidak tahan. Namun, penggunaan obat-obatan tersebut tidak akan banyak membantu jika anda tidak menghindari faktor pencetus terjadinya TTH pada diri Anda. Untuk mencegah berulangnya kejadian TTH pada diri Anda, Anda juga perlu menghindari faktor-faktor pencetus TTH.

Apabila dengan obat pereda rasa nyeri, sakit kepala tidak berkurang atau justru frekuensinya semakin meningkat apalagi disertai dengan gejala lain seperti pingsan dan gangguan keseimbangan, maka kami sarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis saraf karena dikhawatirkan ada penyebab lain dari sakit kepala tersebut. Mengenai apa pemeriksaan penunjang yang sekiranya diperlukan tergantung hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter yang memeriksa Anda langsung. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar