Sukses

Vagina Mengeluarkan Cairan Berbau

24 Dec 2017, 04:47 WIB
Wanita, 22 tahun.

Pgiie dok sya mw tanya,,knp vagina saya mngeluarkan cairan bau tak sedap,,ap itu penykit dok,,truz ap yg hrz sy lkukan dok,ntuk mngtsi msalah ne

Terimakasih telah bertanya mengenai keputihan melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kondisi Anda. 

Vagina yang mengeluarkan cairan berbau tak sedap dapat berhubungan dengan keputihan.

Perlu diketahui dulu apa yang dimaksud dengan keputihan. Bagaimana keputihan yang normal dan tidak normal. 

Keputihan adalah salah satu mekanisme "pembersihan" dalam sistem reproduksi wanita. Cairan yang dihasilkan oleh kelenjar di dalam vagina dan leher rahim ini membawa keluar sel-sel mati dan bakteri sehingga vagina tetap bersih dan bebas infeksi.

Seringkali, keputihan merupakan hal yang normal. Keputihan yang normal berwarna bening hingga putih keruh dan/atau kekuningan jika menempel pada pakaian dalam, tidak berbau dan tidak menimbulkan keluhan seperti gatal atau rasa tidak nyaman. 

Perubahan pada keputihan yang normal ini dapat disebabkan oleh siklus menstruasi, stres psikologis/emosional, status gizi, kehamilan, dan penggunaan obat-obatan (termasuk pil KB).

Bila terdapat perubahan pada warna dan jumlah cairan keputihan, mungkin itu merupakan tanda infeksi jamur/bakteri/parasit di dalam vagina. Gejalanya ialah:

  • Keputihan disertai gatal-gatal, kemerahan, rasa perih/nyeri
  • Volume keputihan banyak dan makin bertambah jumlahnya
  • Rasa terbakar/panas/perih saat BAK
  • Keputihan berwarna putih susu dan sangat kental
  • Warna cairan keabu-abuan/kuning kehijauan dengan bau yang menyengat (asam atau amis)

Jika keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam, yang bukan tidak mungkin menyebabkan terjadinya gangguan kesuburan.

Berikut adalah tambahan gaya hidup yang baik untuk mencegah timbulnya keputihan abnormal:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan tisu atau handuk bersih dari arah yang sama pula
  • Bila perlu gunakan pantyliner untuk menyerap keputihan yang sangat banyak. Pantyliner tidak akan membuat keputihan bila diganti setiap 3 jam sekali. (Baca: Perlukah Pakai Pantyliner?)

Baca juga:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar keputihan, semoga bermanfaat. (FA)

0 Komentar

Belum ada komentar