Sukses

Penyebab Penebalan Pleura

17 Dec 2017, 20:34 WIB
Pria, 24 tahun.

Permisi Dokter, Taun 2016 April saya terkena TBC dan ada cairannya, Sudah di sedot tapi tak di sedot semua [Masih ada sisa cairan]. Lalu Mei 2017 Saya di Vonis sembuh TBC. Tapi ada "PENEBALAN PLUERA/Schwarte Paru" yg Cukup parah di paru paru kiri saya. Dan dada kiri saya pun seperti masuk ke dalam dan mengecil,Bahu saya pun Turun , Dan Sela Iga di Bawah Payudara [Dada] saya juga masuk ke dalam [Seperti ada Cekungan ke dalam dok]. Yang jadi pertanyaan Dok, Apakah "Penebalan Pluera/Schwarte Paru dapat menyebabkan Dada masuk ke dalam,Bahu turun,Dan Sela Iga di bawah dada menjadi masuk Ke dalam [Cekung ke dalam] dok? Apakah itu karna penebalan Pluera? Bisakah penebalan Pluera di sembuhkan dengan DEKORTIKASI dok? TRIMAKASIH dok

Terima kasih telah bertanya tentang penebalan pleura menggunakan layanan Tanya Dokter

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Penebalan Pleura bisa disebabkan oleh banyak hal yang paling tersering karena infeksi paru-paru salah satunya pneumonia. Jika anda ingin melakukan medical check up, anda bisa melakukannya dengan foto thorax.

Berikut saya berikan ulasan penyakit pneumonia. Pnemonia adalah peradangan yang mengenai parenkim (jaringan) paru, pada bagian terjauh dari bronkiolus terminalis yang mencakup bronkiolus respiratorius, dan alveoli, serta menimbulkan konsolidasi (saling menempel) jaringan paru dan gangguan pertukaran gas setempat.

Terjadinya pnemonia bergantung pada banyaknya kuman, tingkat kemudahan dan luasnya daerah paru yang terkena serta daya tahan tubuh. Adapun yang merupakan faktor predisposisi antara lain kebiasaan merokok, pasca infeksi virus, penyakit jantung kronik, diabetes mellitus, keadaan imunodefisiensi, kelainan atau kelemahan struktur organ dada serta penurunan kesadaran.

Gejala dan Tanda

Gejala klinis yang dapat ditemukan dapat ringan, fulminan (berat), bahkan fatal. Adanya demam, batuk nonproduktif (tidak berdahak) ataupun produktif (berdahak) dengan sputum purulen (kekuningan), nyeri dada pleuritik (dipengaruhi oleh pernapasan), menggigil, rigor, serta nafas yang pendek adalah gambaran yang sering ditemukan. Selain itu dapat juga ditemukan pasien dengan keluhan nyeri kepala, mual, muntah, diare, mialgia (nyeri otot), arthralgia (nyeri sendi) serta fatigue (kecapaian).

Tanda-tanda yang sering timbul adalah takipneu (frekuensi bernafas >20x/menit), takikardi (denyut nadi >100x/menit).

Penyebab

Pnemonia disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, penyebab terseringnya adalah bakteri (S.pneumonia, H.influenza, S.aureus, P.aeruginosa, M.tuberculosis, M.kansasii, dsb), namun dapat juga disebabkan oleh jamur (P.carinii, C.neoformans, H.capsulatum, C.immitis, A.fumigatus,dsb), protozoa (toksoplasma) serta virus (CMV, herpes simpleks).

Kuman penyebab biasanya berbeda di antara satu daerah dengan daerah lainnya, juga berkaitan dengan interaksi faktor-faktor terjadinya infeksi, cara terjadinya infeksi serta perubahan keadaan pasien seperti gangguan sistem imun, adanya penyakit kronik, polusi lingkungan dan juga penggunaan antibiotik yang tidak tepat.

Penatalaksanaan Pneumonia tergantung dari penyebab nya. Jika karena infeksi bakteri, maka akan diberikan terapi antibiotik.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar