Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Rasa nyeri saat berhubungan

09 Dec 2017, 23:01 WIB
Wanita, 47 tahun.

Kenapa setiap melalukan hubungan intim, suami merasakan ada sesuatu dalam vaginaku yang menusuk2 seperti jarum pada penisnya. Untuk info sebelumnya saya pernah pakai IUD dan bermasalah. Akhirnya IUD dilepas tapi benangnya sudah tidak ada. Terimakasih dokter

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya menggunakan layanan Tanya Dokter 

 Pada pria, rasa nyeri pada penis ketika berhubungan intim disebabkan karena gesekan pada saat penetrasi. Gesekan berulang dapat menyebabkan terjadinya lecet atau iritasi pada penis suami Anda. Hal tersebut sering terjadi bila cairan vagina wanita kurang pada hubungan seksual, sehingga proses penetrasi kurang nyaman (kurang lubrikasi). Selain itu pada pria yang belum dikhitan juga dapat merasakan nyeri bila kurang lubrikasi karena gesekan pada daerah kulup penis.

Berikut ini ada beberapa kondisi yang juga dapat menimbulkan penis nyeri saat berhubungan intim:

Penyakit Peyronie atau nama lainnya Disfungsi Ereksi (DE) merupakan salah satu penyebab penis nyeri yang paling umum. Pada penyakit ini, jaringan parut akibat trauma sebelumnya, atau kelainan bawaan membuat penis sulit ereksi tegak (cenderung bengkok), sehingga mengalami kesulitan saat berhubungan intim dan juga nyeri. Selengkapnya dapat Anda baca di sini: Disfungsi Ereksi pada Pria.Fimosis, di mana kulup penis tidak dapat disingkap secara total, atau parafimosis, di mana kulup tidak bisa dikembalikan ke tempat semula sehingga penis seolah-olah terjepit dapat menyebabkan nyeri saat hubungan intim.Prostatitis, yaitu peradangan pada kelenjar prostat yang biasanya disertai keluhan nyeri saat berkemih. Pada saat berhubungan intim, nyeri biasanya muncul ketika pria ejakulasi (saat orgasme).Beberapa hal yang dapat Anda dan suami lakukan untuk mendapatkan hubungan seksual yang nyaman, adalah:

Melakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Rangsangan seksual yang adekuat akan merangsang pengeluaran cairan vagina yang cukup sehingga lubrikasi liang vagina cukup dan proses penetrasi dapat dilakukan dengan lebih nyaman bagi kedua pihak.Melakukan hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman, tanpa beban dan tanpa paksaan. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas sehingga pada saat penetrasi, penis tidak terlalu "terjepit". Hal ini akan mengurangi kemungkinan terjadi rasa nyeri. Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih, steril dan berbahan dasar air untuk mencegah infeksi pada vagina.Apabila keluhan tetap terus berlanjut, kami sarankan agar suami Anda berkonsultasi ke dokter spesialis urologi untuk pemeriksaan fisik lebih lanjut.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    0 Komentar

    Belum ada komentar