Sukses

Sering kesemutan

09 Dec 2017, 15:51 WIB
Wanita, 35 tahun.

Selamat malam dok...saya mau konsul dok..sy kok sering merasakan di dalam kulit itu seperti di gigit semut,seperti ad semut merayap kadang nyeri sedikit tp pindah2 itu penyakit ap y dok jafi takut saya...mhn penjelasannya dan terimakasih

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya menggunakan layanan Tanya Dokter 

 Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Namun pertama-tama kami perlu mengajukan beberapa pertanyaan seperti:Apakah anda memiliki riwayat terjatuh atau benturan pada kepala, tulang belakang atau area tempat kesemutan dirasakan? Bagaimana dengan asupan makanan dan minuman Anda, apakah mencukupi? Apakah Anda baru saja mengonsumsi obat atau minuman sebelum kesemutan dan mual muncul?

Yang perlu anda khawatirkan adalah jika keluhan kesemutan anda semakin meluas dari hari ke hari, semakin sering dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti sakit kepala, muntah-muntah, kelumpuhan anggota tubuh, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, dan lain sebagainya. Jika hal-hal tersebut terjadi pada diri anda, sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis saraf untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut sehingga anda segera mendapatkan pengobatan yang tepat. Bila tidak ada gejala itu, Anda tidak perlu khawatir.

Terdapat beberapa hal yang dapat menimbulkan terjadinya kesemutan, baik kesemutan yang bersifat sementara ataupun kesemutan yang berlangsung jangka panjang (kronis). Baberapa hal yang dapat menimbulkan kesemutan yang sementara antara lain adalah :

penekanan saraf yang berlangsung lama (seperti saat tidur, duduk bersila, dll)

frekuensi napas cepatserangan panik

dehidrasi (kurang cairan)

kekurangan suplai darah pada tempat kesemutan,

serta gangguan elektrolit tubuh

Sedangkan kesemutan yang berlangsung lama (kronis) dapat disebabkan oleh:

gangguan otak, saraf tulang belakang atau saraf tepi, termasuk di dalamnya adalah trauma, stroke, perdarahan otak, tumor, infeksi otak dan selaputnya,

penekanan pada saraf akibat posisi, dsb

gangguan jantung dan pembuluh darah

gangguan metabolik dan hormonal: diabetes, gula darah rendah, gangguan hormon tiroid, menopause, kadar kalsium, kalium, natrium, ureum abnormal.

infeksi dan sindrom post-infeksi

gangguan jaringan ikat dan imunitaskelainan darah, kulit, tulang, dan sendi

kurang vitamin: vit B1, vit B5 dan B12

gangguan elektrolit

keganasan/tumor otakdsb

Bila memang sangat mengganggu, kami sarankan Anda menemui dokter spesialis saraf segera agar dapat ditelusuri lebih lanjut penyebabnya disertai penanganan optimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    0 Komentar

    Belum ada komentar