Sukses

Gejala GERD

09 Dec 2017, 13:27 WIB
Pria, 26 tahun.

Saya udah 3 bulan ini punya asam lambung , awalnya gara2 minum es kopi. Brobat rutin tapi berat badan saya makin turun dari 78 sampe 60 sekarang, hal yang di rasa tuh leher terasa tercekik kalo pas kambuh, dari duduk ke berdiri kepala bagian belakang terasa nyut nyut pandangan gelap, itu kenapa ya ? Makasih sebelumnya dokter

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya menggunakan layanan Tanya Dokter 

Bila Anda mengalami keluhan rasa perih/panas pada ulu hati disertai dengan adanya refluks dari isi lambung, ada kemungkinan Anda dapat mengalami Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), namun tentunya untuk menentukan diagnosis dibutuhkan pemeriksaan fisis secara langsung dengan dokter. GERD merupakan penyakit saluran cerna bagian atas yang terjadi karena asam lambung dengan derajat keasaman yang tinggi naik ke kerongkongan. Gejala GERD hampir sama dengan sakit lambung. Gejala khusus GERD yang mudah dibedakan dari sakit lambung adalah: rasa seperti terbakar di bagian belakang tulang dada dan cairan lambung yang naik tidak hanya sampai ke kerongkongan, tetapi juga hingga ke mulut sehingga dapat terasa asam pada bagian belakang mulut. Gejala sampingan peningkatan asam lambung adalah nyeri ulu hati, kembung, sering bersendawa, mual dll. Pada penderita GERD, terjadinya sesak napas dipicu oleh hal-hal yang meningkatkan asam lambung, seperti saat terlambat makan, stres, setelah mengkonsumsi kopi, dll. 

Hingga saat ini, pengobatan yang dianjurkan untuk mengatasi GERD adalah dengan obat-obatan golongan proton pump inhibitor, seperti omeprazole, lansoprazole, dll. Obat ini dapat diminum 1x/hari, 30 menit sebelum makan. Obat ini dapat dikonsumsi selama 1-2 minggu dan dilihat respon yang terjadi. Pengobatan dikatakan berhasil jika terdapat perbaikan gejala, meskipun belum sembuh total. Penyakit ini dapat dikontrol agar tidak sering kambuh.

Selain dengan obat-obatan tersebut, Anda juga perlu untuk mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat, seperti :

Makan secara teratur, dengan frekuensi sering dan porsi kecil-kecil

Jangan langsung tidur setelah makan malamHindari rokok dan alkohol serta minuman bersoda lainnya

Hindari stres

Tidur cukup 8 jam/hari

Olahraga teratur, minimal 3x/minggu masing-masing selama 30menit.

Dengan melakukan kombinasi terapi dengan obat-obatan dan perubahan gaya hidup, diharapkan masalah Anda dapat lebih teratasi.

Selama gejala dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup maka perlahan-lahan konsumsi obat-obatan dapat dikurangi, namun bila tanpa obat-obatan gejala kurang dapat dikontrol maka sebaiknya tetap diteruskan. Hal ini diperlukan  untuk menetralkan asam lambung karena asam lambung yang terus menerus melukai esofagus (kerongkongan) akan menyebabkan iritasi kronik. Padahal, mukosa esofagus tidak dirancang untuk tahan terhadap asam lambung seperti mukosa lambung. Hal ini yang mungkin menyebabkan perubahan mukosa esofagus Anda sehingga terjadi polip esofagus. Kebanyakan polip bersifat jinak namun ada juga yang bersifat ganas. Hal ini memerlukan pemantauan lebih lanjut terus menerus. Kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter Anda dan menerapkan pola hidup sehat.

Karena anda mengalami penurunan berat badan yang dignifikan, kami sangat menyarankan Anda berobat ke dokter. Kami menyarankan anda untuk memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan wawancara mendalam, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang jika diperlukan untuk menegakkan diagnosis. Setelah diagnosis ditegakkan, barulah dokter akan memberikan penanganan yang tepat.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar