Sukses

Gangguan BAB pada Bayi

08 Dec 2017, 22:01 WIB
Pria, 25 tahun.

Dok, anak saya berumur 3 minggu lahir prematur dg berat badan 2, 25kg. Kemarin konsumsi sufor bblr. Karena beratnya sekarang sudah 2,6kg. Jadi beralih ke morinaga bmt, tapi babnya jadi keras dok seperti kotoran kambing. Walau babnya rutin setiap hari.

Terima kasih telah bertanya tentang BAB pada anak menggunakan layanan Tanya Dokter di KlikDokter.com.

BAB pada anak memang bergantung pada asupan makanan yang diberikan. Jika memang asupannya sedikit, maka BABnya juga menjadi jarang dan jika telah mengkonsumsi susu formula maka akan mempengaruhi frekuensi BAB anak. Bayi yang disusui ASI memiliki tinja yang lebih lunak, sehingga gerakan usus menjadi lebih mudah, dan memiliki kadar hormon tertentu lebih tinggi sehingga ada peningkatan gerakan usus. Sedangkan susu formula lebih sulit untuk dicerna, umumnya gerakan usus pada bayi-bayi ini lebih lambat sehingga mengakibatkan BAB lebih jarang, tinjanya lebih tebal. Selain itu jika frekuensi masuknya susu juga kurang, bayi cenderung lebih sulit BAB.

Jika anak Anda diberikan susu formula, Anda dapat menyiasatinya dengan memberikan susu formula yang lebih encer (tidak terlalu kental) agar lebih mudah dicerna, dan pastikan agar bayi Anda tidak kurang minum. Cobalah variasi beberapa formula yang encer untuk memantau kondisi buang air besar bayi Anda.

Tidak ada batas waktu yang dapat dijadikan patokan waktu yang normal bagi bayi untuk BAB. Frekuensi buang air besar pada bayi bervariasi, dapat 4 - 10 kali sehari atau sebaliknya, sekali dalam 3 - 7 hari.

Kami sertakan artikel:

4 Penyebab Anak Sulit Buang Air Besar

Bayi usia di atas 6 bulan sudah mulai makan makanan padat. Anda dapat mencoba memberikan buah atau sayur untuk memperlancar BAB anak Anda.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar