Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Petting dan robek selaput dara

03 Dec 2017, 21:51 WIB
Wanita, 22 tahun.

Selamat malam dok. Saya mau tanya. Saya remaja 23thn blm menikah dan blm pernah berhubungan seksual. Tp akhir2 ini saya sering petting dg pacar saya. Awalnya dg celana. Tp td kami melakukan tanpa celana. Hanya saja tidak melakukan penetrasi. Kami hanya menggesek2 nya saja. Setelah selesai, saya ke kmr mandi utk mencuci alat kelamin, krn saya BAK agak susah jd saya sedikit ngeden. Saya lihat ada keluar darah sedikit. Selain itu alat kelamin saya terasa sangat perih. Saat petting saya juga sempat merasa seperti ada bagian daging yg dirobek karna saya mencoba memasukkan kepala penis nya ke kemaluan saya, tp krna perih saya urungkan. Pertanyaan saya Apa mungkin petting bisa mengenai selaput darah? Kalau tidak, lalu darah yg keluar itu darah darimana?

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya tentang menggunakan layanan Tanya Dokter 

Istilah keperawanan saat ini lebih ditekankan pada ada atau tidaknya selaput dara atau hymen pada liang vagina seorang wanita. Pada umumnya, pemeriksaan keperawanan dilakukan dengan memeriksa keadaan selaput dara atau hymen.

Dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah:

1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan, dan

2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali. 

Sebenarnya, definisi yang lebih tepat dari hilangnya keperawanan adalah telah masuknya penis ke dalam vagina (penetrasi) atau telah melakukan hubungan intim.

Pada umumnya selaput dara/hymen akan robek saat hubungan seksual pertama kali akibat penetrasi yang dilakukan. Namun robekan mungkin saja tidak terjadi pada jenis selaput dara yang sangat elastis. Dan robekan pada selaput dara pun tidak harus selalu diakibatkan oleh hubungan seksual. Hal ini dapat juga disebabkan karena penggunaan tampon dan olahraga berat yang juga dapat menyebabkan keadaan robekan selaput dara yang tipis strukturnya. Jari yang dimasukkan ke dalam vagina dapat menyerupai aktivitas penetrasi penis dan berpotensi menyebabkan robeknya selaput dara.

Namun jika alat kelamin pria tidak sampai masuk ke vagina (terhalang oleh celana) seharusnya selaput dara masih utuh. Jika tanpa penghalan, bisa saja secara tidak sadar penis masuk dan merobek sebagian selaput darah sehingga keluar darah dan terasa nyeri saat BAK.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar