Sukses

Mengatasi Keputihan Berbau

23 Nov 2017, 23:37 WIB
Wanita, 18 tahun.

Dok, saya mau tanya, saya mengalami keputihan setiap harinya, awalnya tak berwarna/bening, tapi lama kelamaan menjadi warna putih seperti lendir dan sedikit gatal, bagaimana solusinya ya dok? Terimakasih

dr. Rio Aditya

Dijawab Oleh:

dr. Rio Aditya

Terima kasih telah bertanya tentang Mengatasi Keputihan Bau Tidak Sedap melalui fitur Tanya Dokter.

Halo, kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Higienitas daerah kemaluan yang kurang baik juga dapat menyebabkan bau vagina yang tidak sedap. Vaginosis bakterialis yaitu pertumbuhan berlebihan bakteri yang normalnya ada dalam vagina merupakan penyebab tersering bau tidak sedap vagina.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah bau tidak sedap tersebut antara lain:

Gunakan celana dalam yang terbuat dari katunHindari penggunaan celana yang sempitHindari produk yang menggunakan pewangi untuk membersihkan vaginaGanti pembalut secara berkalaMakan buah dan sayuran secara teraturBuang air kecil dan cuci segera kemaluan setelah berhubungan intim untuk membersihkan area vagina dari bakteriUntuk memastikan penyebab vagina yang berbau sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter umum atau spesialis kulit dan kelamin.

Berikut kami akan menjelaskan mengenai keputihan. Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembabMenghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringatApabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jamMenghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibuBila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.Perlu diketahui bahwa keputihan dapat saja merupakan infeksi menular seksual. Bila disebabkan oleh infeksi menular seksual, maka baik Anda maupun pasangan (suami) perlu diobati juga agar pengobatan tuntas.

Kami sarankan Anda untuk berkonsultasi langsung ke dokter spesialis kandungan ataupun dokter spesialis kulit dan kelamin. Bila perlu, juga dilakukan pemeriksaan mikroskopik dari cairan keputihan agar kuman penyebab diketahui secara pasti.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar Mengatasi Keputihan Bau Tidak Sedap. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar