Sukses

Nyeri Saat Berhubungan

11 Nov 2017, 00:43 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dok , saya mau tanya . Saya sudah menikah selama 3 bln . Tapi hingga saat ini saya masih perawan karna setiap kami akan melakukan nya , saya selalu tidak tahan dengan rasa sakit yg teramat sangat itu . Vagina saya terasa kering meski sudah melakukan foreplay sekali pun . Itu bagaimana ya dok .

Terima kasih telah bertanya tentang nyeri saat berhubungan menggunakan layanan Tanya Dokter 

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda.

Nyeri saat berhubungan intim di dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal, pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:

berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi keringkurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurangvaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takutendometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahiminfeksi pada vaginaluka pada vaginainfeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeriperadangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggulKurangnya melakukan 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina anda kurang. Hal ini menyebabkan penetrasi penis terasa sangat sakit. Namun, akibat rasa sakit yang berulang setiap kali melakukan hubungan seksual maka di dalam diri anda muncul trauma atau perasaan takut untuk mengalami sakit yang sama, mungkin hal ini tidak anda sadari, namun alam bawah sadar anda merasakan hal tersebut. Akibatnya, vagina anda berkontraksi tanpa anda sadari (dikenal dengan vaginismus). Meskipun suami sudah melakukan ?pemanasan? yang cukup lama, namun kontraksi dinding vagina yang tidak anda sadari ini menyebabkan penetrasi penis kedalam vagina menjadi lebih sulit (hingga suami anda merasa ada yang mengganjal di dalam vagina), dan anda tetap merasa sakit saat dilakukan penetrasi penis ke dalam vagina anda.

Jika vaginismus terus terjadi dan hubungan seksual terus dipaksakan, bukan tidak mungkin dinding vagina anda akan robek dan mengalami luka yang akan memperberat rasa nyeri saat berhubungan seksual.

Beberapa saran yang dapat Kami berikan untuk mencegah berulangnya kejadian tersebut antara lain:

Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka.Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina istri anda.Apabila keluhan berlanjut setelah melakukan foreplay cukup atau setelah menambahkan lubrikasi tambahan, kami sarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter kebidanan dan kandungan untuk evaluasi lebih lanjut. Mungkin dispareunia pada diri anda disebabkan oleh hal-hal lain seperti gangguan hormonal, endometriosis, dll.

Demikian informasi yang dapat Kami berikan. Semoga membantu

0 Komentar

Belum ada komentar