Sukses

Solusi Sakit Kepala

06 Nov 2017, 21:26 WIB
Wanita, 24 tahun.

Sudah 4 hari ini saya merasakan sakit kepala di bagian kiri dan kanan. Kadang2 disertai mual juga. Saya punya maag, saya kira hanya asam lambung yang sedang naik. Jadi saya konsumsi obat maag dan untuk pusingnya saya minum obat analgesik pereda nyeri. Tapi keesokan harinya sakit tidak juga berhenti. Pusingnya ringan tidak terlalu berat. Jadi saya masih biaa bekerja dan melakukan aktivitas. Namun terkadang saya sangat merasa terganggu dengan sakit kepala ini. Apalagi kadang saya merasa mual dan ingin muntah. Saya sudah banyak browsing, saya merasa seperti gejala TTH, HB rendah, bahkan yang paling saya takutkan adalah tumor/kanker. Saya belum sempat untuk berobat ke dokter karna saya takut nanti terjadi hal yang saya takutkan. Kira2 apa yang terjadi dengan saya dok? Ini hari ke 4 saya merasa demikian. Untuk jawabannya terimakasih.

Terima kasih atas pertanyaan Anda tentang sakit kepala menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Izinkan kami menjelaskan tentang berbagai penyebab dari sakit kepala. Sakit kepala pada umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll. Sakit kepala saat tertawa tidaklah khas mengarah pada diagnosis tertentu dan diperlukan pemeriksaan secara langsung.

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH). Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujianGangguan tidurPosisi tubuh yang salah saat bekerjaWaktu makan yang tidak teraturKelelahan mataPenghentian konsumsi kafeinJika tidak ada gejala lain seperti kelemahan sisi tubuh, kesemutan, kejang, gangguan penglihatan, intensitas nyeri yang semakin bertambah berat, demam, penurunan berat badan, mual/muntah, Anda tidak perlu khawatir, kemungkinan Anda hanya mengalami TTH.

TTH dapat diatasi dengan istirahat, pemijatan/massage bagian belakang kepala dan leher, serta minum obat penghilang rasa sakit jika tidak tahan. Namun, penggunaan obat-obatan tersebut tidak akan banyak membantu jika anda tidak menghindari faktor pencetus terjadinya TTH pada diri Anda. Untuk mencegah berulangnya kejadian TTH pada diri Anda, Anda juga perlu menghindari faktor-faktor pencetus TTH.

Apabila dengan obat pereda rasa nyeri, sakit kepala tidak berkurang atau justru frekuensinya semakin meningkat apalagi disertai dengan gejala lain seperti pingsan dan gangguan keseimbangan, maka kami sarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis saraf karena dikhawatirkan ada penyebab lain dari sakit kepala tersebut. Mengenai apa pemeriksaan penunjang yang sekiranya diperlukan tergantung hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter yang memeriksa Anda langsung.

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

6 Tanda Sakit Kepala Sudah BerbahayaMigraine Sering Kambuh, Bagaimana Solusinya?Makanan dan Minuman yang Dapat Memicu MigrainSakit KepalaMakanan Penyulut Sakit KepalaSakit Kepala, Tegang atau Tumor?Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar